Menu

Dark Mode
Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Pasinan Lamongan, Polisi Imbau Pengawasan Anak Ditingkatkan Dialog di Atas KRI Dewa Ruci: Mendorong Bela Negara di Tengah Tantangan Kedaulatan Laut Siap Menghadapi kemarau, lamongan dapat kado bantuan sarana irigasi dari kementan Melimpahnya Pupuk Perikanan Lamongan, 52 ribu Ton siap diserap Petambak. FKBN Konsolidasikan Bidang Media, Siapkan Strategi Penguatan Narasi Bela Negara 2026 Edukasi Lingkungan dan Penanganan Sampah Liar di Kedungpring Soroti Perubahan Perilaku Warga

Bela Negara

Halal Bihalal FKBN Lamongan Perkuat Silaturahmi, Ekonomi, dan Ketahanan Pangan.

badge-check


					Halal Bihalal FKBN Lamongan Perkuat Silaturahmi, Ekonomi, dan Ketahanan Pangan. Perbesar

Lamongan, WartaNuswantara.com – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar oleh Forum Kader Bela Negara (FKBN) Bakorda Kabupaten Lamongan pada Sabtu (4/4/2026). Bertempat di Wisata Alam G-Park Sugio, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan berbasis lokal.

Acara yang berlangsung pukul 11.00 hingga 15.00 WIB tersebut dihadiri para kader FKBN, tokoh masyarakat, serta elemen pegiat bela negara. Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan untuk saling memaafkan sekaligus mempererat persaudaraan pasca Idul Fitri.

Ketua panitia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi lebih luas dari sekadar tradisi tahunan. “Kami ingin menjadikan FKBN tidak hanya kuat dalam nilai kebangsaan, tetapi juga berperan nyata dalam penguatan ekonomi rakyat dan kemandirian pangan,” ujarnya.

Salah satu pembahasan utama dalam kegiatan ini adalah pengembangan pupuk organik sebagai solusi strategis dalam mendukung sektor pertanian. Para peserta sepakat bahwa penggunaan pupuk organik dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Pengembangan pupuk organik dinilai memiliki sejumlah manfaat, di antaranya:

• Mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang harganya fluktuatif

• Meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan berkelanjutan

• Membuka peluang usaha baru berbasis masyarakat

• Mendukung ketahanan pangan daerah secara mandiri

Diskusi yang berlangsung juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara kader FKBN, petani, dan pemerintah daerah dalam mendorong produksi pupuk organik berbasis potensi lokal. Dengan pendekatan ini, FKBN diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang kuat.

Dari dokumentasi kegiatan, terlihat kekompakan para peserta yang menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam membangun bangsa. Tidak hanya sebagai penjaga nilai nasionalisme, FKBN Lamongan juga mulai mengambil peran sebagai agen perubahan dalam sektor ekonomi dan pangan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal gerakan nyata FKBN dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan melalui inovasi dan pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan semangat Halal Bihalal, FKBN Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bagi bangsa. (Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dialog di Atas KRI Dewa Ruci: Mendorong Bela Negara di Tengah Tantangan Kedaulatan Laut

15 April 2026 - 13:52 WIB

FKBN Konsolidasikan Bidang Media, Siapkan Strategi Penguatan Narasi Bela Negara 2026

12 April 2026 - 23:33 WIB

Edukasi Lingkungan dan Penanganan Sampah Liar di Kedungpring Soroti Perubahan Perilaku Warga

11 April 2026 - 21:29 WIB

Tiga Tahun, FKBN Lamongan Dampingi 2.458 UMKM Urus Legalitas

10 April 2026 - 05:49 WIB

Retret Bela Negara Batch 2 Lamongan 2026 Dibuka, Perkuat Karakter dan Nasionalisme Masyarakat

9 April 2026 - 22:40 WIB

Trending on Bela Negara