Menu

Dark Mode
LSM Formal Desak BFI Finance Klarifikasi Dugaan Penyebaran Data Nasabah dan Penahanan BPKB Warga Binaan Lapas Lamongan Hasilkan Selada Hidroponik untuk Program Makan Bergizi Gratis Hari Lahir Pancasila: Jangan Biarkan Hanya Menjadi Seremoni Dominasi Sepanjang Turnamen Tak Berbuah Gelar, Narayana FC U-13 Finis Sebagai Runner-up Pra Soeratin 2026 Kebakaran Gudang Milik Swasta di Kebet Lamongan Rugikan Rp150 Juta, Polisi Lakukan Penyelidikan Merasa Ditipu Soal Status Pernikahan, Biduan Asal Babat Tempuh Jalur Hukum

Bela Negara

Halal Bihalal FKBN Lamongan Perkuat Silaturahmi, Ekonomi, dan Ketahanan Pangan.

badge-check


					Halal Bihalal FKBN Lamongan Perkuat Silaturahmi, Ekonomi, dan Ketahanan Pangan. Perbesar

Lamongan, WartaNuswantara.com – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar oleh Forum Kader Bela Negara (FKBN) Bakorda Kabupaten Lamongan pada Sabtu (4/4/2026). Bertempat di Wisata Alam G-Park Sugio, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan berbasis lokal.

Acara yang berlangsung pukul 11.00 hingga 15.00 WIB tersebut dihadiri para kader FKBN, tokoh masyarakat, serta elemen pegiat bela negara. Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan untuk saling memaafkan sekaligus mempererat persaudaraan pasca Idul Fitri.

Ketua panitia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi lebih luas dari sekadar tradisi tahunan. “Kami ingin menjadikan FKBN tidak hanya kuat dalam nilai kebangsaan, tetapi juga berperan nyata dalam penguatan ekonomi rakyat dan kemandirian pangan,” ujarnya.

Salah satu pembahasan utama dalam kegiatan ini adalah pengembangan pupuk organik sebagai solusi strategis dalam mendukung sektor pertanian. Para peserta sepakat bahwa penggunaan pupuk organik dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Pengembangan pupuk organik dinilai memiliki sejumlah manfaat, di antaranya:

• Mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang harganya fluktuatif

• Meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan berkelanjutan

• Membuka peluang usaha baru berbasis masyarakat

• Mendukung ketahanan pangan daerah secara mandiri

Diskusi yang berlangsung juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara kader FKBN, petani, dan pemerintah daerah dalam mendorong produksi pupuk organik berbasis potensi lokal. Dengan pendekatan ini, FKBN diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang kuat.

Dari dokumentasi kegiatan, terlihat kekompakan para peserta yang menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam membangun bangsa. Tidak hanya sebagai penjaga nilai nasionalisme, FKBN Lamongan juga mulai mengambil peran sebagai agen perubahan dalam sektor ekonomi dan pangan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal gerakan nyata FKBN dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan melalui inovasi dan pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan semangat Halal Bihalal, FKBN Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bagi bangsa. (Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

FKBN Lamongan Gelar Retret Bela Negara Batch 2, Perkuat Nasionalisme Guru

18 May 2026 - 12:25 WIB

Upaya Cetak Kader Penggerak Desa dan Organisasi NU, GP Ansor Sambeng Buat Pelatihan PKD

15 May 2026 - 17:00 WIB

FKBN Temui Wilson Lalengke di Jakarta, Bahas Penguatan Bela Negara dan Ketahanan Sosial

15 May 2026 - 16:40 WIB

Pemkab Lamongan Genjot Kompetensi Aparatur Desa Lewat Program Prima Desa

13 May 2026 - 03:28 WIB

Dedikasi Panjang, Dua Polisi di Lamongan Naik Pangkat Menjelang Purna Tugas

11 May 2026 - 05:15 WIB

Trending on Daerah