FKBN Temui Wilson Lalengke di Jakarta, Bahas Penguatan Bela Negara dan Ketahanan SosialJakarta – Upaya memperkuat sinergi kebangsaan dan ketahanan sosial menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan antara Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke dengan jajaran Forum Kader Bela Negara (FKBN) di Jakarta, Rabu (13/5/2026). Pertemuan yang berlangsung di kediaman Wilson Lalengke itu dipimpin langsung oleh perwakilan FKBN, Angga, serta difasilitasi anggota FKBN, Wardiyansyah. Agenda tersebut menjadi ruang diskusi terkait pentingnya memperkuat persatuan, ketahanan nasional, serta kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial dan dinamika global. Dalam pertemuan itu, Wilson Lalengke menyampaikan apresiasi atas kunjungan FKBN yang dinilainya sebagai bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap keberlangsungan bangsa dan negara. “Saya sangat menghargai kunjungan ini. Semoga menjadi langkah awal yang signifikan dalam membangun sinergi antarelemen bangsa. Kita harus bersatu, saling melengkapi, dan bersama-sama melahirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wilson. Menurutnya, semangat bela negara tidak hanya diwujudkan melalui aspek pertahanan semata, tetapi juga melalui penguatan nilai sosial, budaya, kemanusiaan, dan persaudaraan antarmasyarakat. Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kedua pihak membahas pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah keberagaman serta meningkatnya tantangan global yang berpotensi memengaruhi stabilitas sosial dan ideologi bangsa. Wilson yang juga dikenal sebagai aktivis hak asasi manusia menilai ketahanan nasional harus dibangun secara menyeluruh, mencakup ketahanan ideologi, sosial, budaya, hingga kesadaran masyarakat dalam menjaga keutuhan negara. Sementara itu, Angga selaku pimpinan rombongan FKBN menyebut pengalaman dan pemikiran Wilson Lalengke menjadi nilai penting dalam memperkuat gerakan kebangsaan di berbagai daerah. Ia mengatakan, pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk menyatukan visi kebangsaan sekaligus memperkuat jaringan persaudaraan lintas organisasi demi mendukung pembangunan nasional. “Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan program konkret yang menyentuh masyarakat serta meningkatkan semangat cinta tanah air,” kata Angga. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan kebangsaan, penguatan karakter generasi muda, serta peningkatan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Pertemuan kemudian ditutup dengan kesepakatan untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam menjaga persatuan dan ketahanan bangsa menuju Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera. (Red).
















