Menu

Dark Mode
Rawa Semando Kian Menyempit Akibat Tambak, Terncaman Banjir dan Kekeringan Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Polres Lamongan Sita Sabu dan Ekstasi Antisipasi Pencurian Ternak Jelang Qurban, Bhabinkamtibmas Sidomukti Intensifkan Patroli Dialogis 12 Mei, Hari Ulang Tahun yang Selalu Dibayangi Luka Bangsa POSSI Kota Batu Jos di Kejurda Finswimming Jatim 2026, Raih 19 Medali Darurat Pelecehan Seksual di Pesantren, Segera Reformasi Pengawasan dan Perlindungan Santri

Bela Negara

Ramadhan Bela Negara: FKBN Lamongan Menguatkan Kepedulian Sosial dengan berbagi 1000 takjil dan santunan anak Yatim Piatu di Penghujung Bulan Suci

badge-check


					Ramadhan Bela Negara: FKBN Lamongan Menguatkan Kepedulian Sosial dengan berbagi 1000 takjil dan santunan anak Yatim Piatu di Penghujung Bulan Suci Perbesar

Lamongan, WartaNuswantara.com– Bulan suci Ramadhan tidak hanya menjadi momentum memperbanyak ibadah pribadi, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial sebagai bagian dari nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Semangat itu terlihat dalam kegiatan bertajuk “Ramadhan Bela Negara” yang digelar Forum Kader Bela Negara (FKBN) Bakorda Kabupaten Lamongan, Senin (16/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para kader FKBN menggelar serangkaian aksi sosial berupa santunan anak yatim-piatu, pembagian 1.000 takjil gratis kepada masyarakat, serta buka puasa bersama.

Bakorda FKBN Lamongan beserta para Kader berfoto bersama anak anak Panti Asuhan Yatim-Piatu Ar-Rasyid Lamongan setelah membagikan santunan

Kegiatan ini menjadi salah satu cara memaknai Ramadhan dari perspektif yang lebih luas: penguatan solidaritas sosial sebagai bagian dari praktik nyata bela negara di tengah masyarakat.

Agenda dimulai dengan kunjungan ke Panti Asuhan Yatim-Piatu Ar-Rasyid di Jalan Kusuma Bangsa, Temanggungan. Di tempat yang diasuh oleh Kyai Nur Cholis tersebut, rombongan FKBN berbagi kebahagiaan bersama 45 anak yatim-piatu yang terdiri dari santriwan, santriwati, remaja, hingga janda lanjut usia. Bahkan, di antara penghuni panti terdapat bayi berusia tiga bulan yang juga menjadi bagian dari keluarga besar panti.
Suasana haru dan hangat menyelimuti kegiatan tersebut. Wajah-wajah polos anak-anak panti memancarkan kebahagiaan ketika menerima santunan dan perhatian dari para kader FKBN.

Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Ramadhan tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperluas empati kepada mereka yang membutuhkan.
Kegiatan di panti asuhan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kyai Nur Cholis. Dalam suasana khidmat, anak-anak panti dan para kader FKBN menengadahkan tangan memohon keberkahan Ramadhan serta kebaikan bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Semoga semua yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini diberikan kemudahan, kelancaran, serta kesuksesan di dunia dan akhirat,” doa Kyai Nur Cholis yang diamini bersama oleh seluruh peserta.
Setelah dari panti asuhan, rombongan FKBN melanjutkan kegiatan dengan membagikan takjil kepada masyarakat di kawasan Alun-Alun Lamongan, tepatnya di depan gedung Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Pengurus Bakorda FKBN Lamongan bersama Kader berbagi takjil gratis untuk 1000 oramg di Alun alun kabupaten lamongan

Ratusan pengguna jalan mulai dari pejalan kaki, pengendara sepeda motor, mobil, hingga pengemudi becak motor (bentor) menerima paket takjil untuk berbuka puasa. Kehangatan interaksi antara kader FKBN dan masyarakat tampak dalam momen sederhana tersebut.

Ketua FKBN Lamongan, Muhammad Ferry Fadli, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati sosial sekaligus refleksi spiritual menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan.
“Momentum malam ke-27 Ramadhan ini kami inisiasi sebagai bentuk empati kepada sesama sekaligus menyambut akhir Ramadhan untuk kembali kepada fitrah. Melalui sedekah dan berbagi kepada anak yatim serta masyarakat yang berpuasa, kami berharap dapat menebus berbagai kekhilafan yang pernah kita perbuat,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Ferry, konsep bela negara tidak hanya dimaknai dalam konteks pertahanan, tetapi juga melalui nilai-nilai kemanusiaan seperti kepedulian, kebersamaan, dan kehadiran di tengah masyarakat.
“Sebagai warga negara Indonesia, kita harus menghidupkan nilai-nilai bernegara—peduli, hadir, dan menjaga sinergi dengan masyarakat. Bela negara juga berarti menguatkan kebersamaan dalam kehidupan sosial,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kader bela negara se-Kabupaten Lamongan, relasi, serta para donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan keberkahan yang berlipat. Semoga kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut agar semangat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat semakin kuat,” tuturnya.
Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, FKBN Lamongan mencoba menghadirkan wajah lain dari bela negara: bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga merawat kemanusiaan. Sebab pada akhirnya, masyarakat yang saling peduli dan kuat dalam kebersamaan merupakan benteng terakhir bagi ketahanan sebuah bangsa. (Red) /FKBNLA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Polres Lamongan Sita Sabu dan Ekstasi

12 May 2026 - 08:18 WIB

Antisipasi Pencurian Ternak Jelang Qurban, Bhabinkamtibmas Sidomukti Intensifkan Patroli Dialogis

12 May 2026 - 08:09 WIB

POSSI Kota Batu Jos di Kejurda Finswimming Jatim 2026, Raih 19 Medali

11 May 2026 - 07:22 WIB

Dedikasi Panjang, Dua Polisi di Lamongan Naik Pangkat Menjelang Purna Tugas

11 May 2026 - 05:15 WIB

Kabupaten Malang Kejutkan Jatim, Rebut Juara Umum Panjat Tebing KU

10 May 2026 - 14:28 WIB

Trending on Daerah