Menu

Dark Mode
Rawa Semando Kian Menyempit Akibat Tambak, Terncaman Banjir dan Kekeringan Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Polres Lamongan Sita Sabu dan Ekstasi Antisipasi Pencurian Ternak Jelang Qurban, Bhabinkamtibmas Sidomukti Intensifkan Patroli Dialogis 12 Mei, Hari Ulang Tahun yang Selalu Dibayangi Luka Bangsa POSSI Kota Batu Jos di Kejurda Finswimming Jatim 2026, Raih 19 Medali Darurat Pelecehan Seksual di Pesantren, Segera Reformasi Pengawasan dan Perlindungan Santri

Berita Terkini

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Polres Lamongan Sita Sabu dan Ekstasi

badge-check


					Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Polres Lamongan Sita Sabu dan Ekstasi Perbesar

Lamongan, WartaNuswantara.com – Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Lamongan kembali membuahkan hasil. Satuan Reserse Narkoba Polres Lamongan menangkap seorang pria yang diduga menjadi pengedar sabu dan ekstasi di wilayah Kecamatan Babat. Dari tangan tersangka, polisi menyita puluhan gram sabu serta sejumlah pil ekstasi yang diduga siap edar.

Tersangka diketahui berinisial BK (28), warga Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Ia diamankan petugas pada Kamis malam, 7 Mei 2026 sekitar pukul 20.30 WIB di depan rumah kontrakannya di Jalan Raya Babat–Bojonegoro, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat.

Penangkapan dilakukan setelah Satresnarkoba Polres Lamongan melakukan penyelidikan terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut. Dari hasil pemantauan dan pendalaman informasi, petugas kemudian bergerak melakukan penindakan.

Kasatresnarkoba Polres Lamongan AKP Tulus Haryanto melalui Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, tersangka diamankan sesaat setelah petugas memastikan adanya dugaan keterlibatan dalam transaksi narkotika.

“Setelah dilakukan penyelidikan, anggota Satresnarkoba melakukan tindakan penangkapan terhadap tersangka BK di depan rumah kontrakannya,” ujarnya, Senin (12/5/2026).

Dalam penggeledahan, polisi menemukan 15 paket plastik klip berisi sabu dengan berat kotor total sekitar 50,79 gram. Selain itu, petugas juga menyita sembilan butir pil yang diduga ekstasi dari dua jenis berbeda.

Empat butir ekstasi berlogo Moncler berwarna oranye memiliki berat kotor sekitar 2,30 gram, sedangkan lima butir ekstasi berlogo Transformer berwarna hijau memiliki berat kotor sekitar 2,63 gram.

Tak hanya narkotika, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran barang haram tersebut. Barang bukti itu meliputi satu unit timbangan digital, skrop dari sedotan plastik, plastik klip kosong, dua tas, kotak penyimpanan, hingga satu unit telepon genggam.

Dari hasil pemeriksaan awal, BK diketahui bukan kali pertama terlibat kasus serupa. Polisi menyebut tersangka merupakan residivis perkara narkotika yang sebelumnya ditangani Polda Jawa Timur dan telah menjalani hukuman penjara sejak 2022 hingga 2025.

Fakta tersebut menjadi perhatian aparat kepolisian karena tersangka kembali diduga mengulangi tindak pidana yang sama tidak lama setelah bebas menjalani hukuman.

Atas perbuatannya, BK dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait peredaran gelap narkotika golongan I bukan tanaman, dengan ancaman hukuman berat.

Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Lamongan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terkait dengan peredaran sabu dan ekstasi tersebut. (Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Antisipasi Pencurian Ternak Jelang Qurban, Bhabinkamtibmas Sidomukti Intensifkan Patroli Dialogis

12 May 2026 - 08:09 WIB

POSSI Kota Batu Jos di Kejurda Finswimming Jatim 2026, Raih 19 Medali

11 May 2026 - 07:22 WIB

Darurat Pelecehan Seksual di Pesantren, Segera Reformasi Pengawasan dan Perlindungan Santri

11 May 2026 - 05:31 WIB

Jakarta Mulai Wajibkan Pemilahan Sampah dari Rumah, Krisis Bantargebang Jadi Alarm Nasional

10 May 2026 - 08:18 WIB

Polisi bongkar Judol Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Diamankan dan Rp1,9M Disita

10 May 2026 - 07:48 WIB

Trending on Hukum