Menu

Dark Mode
PNM CABANG LAMONGAN BEKALI PELAKU UMKM IBU-IBU MEKAAR DENGAN PENGETAHUAN LEGALITAS USAHA DAN BRANDING PRODUK USAHA Hari Koperasi ke-79 Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Lamongan ke Kancah Globa WPP Pusat dan Jawa Timur Tegaskan Komitmen Menangkan PPP di Pemilu 2029. Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi, PNM Dorong Pemberdayaan Nasabah Melalui Program Eco Life Meriah! Nobar Final Piala Dunia 2026 di DPD Golkar Lamongan Berhadiah Dua Ekor Kambing PNM Cabang Lamongan Bekali Calon Account Officer Lewat Orientation Basic Training

Olah Raga

Pencak Silat, Bela Diri Asli Indonesia menjadi beladiri dasar untuk TNI

badge-check


					Pencak Silat, Bela Diri Asli Indonesia menjadi beladiri dasar untuk TNI Perbesar

LAMONGAN, WartaNuswantara.com– Penguatan kemampuan fisik dan keterampilan bela diri terus menjadi perhatian di lingkungan TNI. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui latihan rutin Pencak Silat militer yang digelar oleh prajurit Kodim 0812/Lamongan, Selasa (21/4/2026), di Lapangan Apel Makodim setempat.

Latihan tersebut diikuti seluruh personel sebagai bagian dari program pembinaan satuan. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.

Pasi Ops Kodim 0812/Lamongan, Kapten Arm Yusniady, mengatakan bahwa pencak silat militer merupakan salah satu teknik bela diri yang telah disesuaikan dengan kebutuhan operasional TNI. Menurutnya, latihan dilakukan secara bertahap dan berjenjang agar kemampuan prajurit dapat berkembang secara optimal.

“Latihan ini tidak hanya untuk menjaga kondisi fisik, tetapi juga membentuk naluri bela diri serta meningkatkan kepercayaan diri prajurit dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguasaan teknik bela diri menjadi bagian dari kompetensi dasar yang perlu dimiliki setiap prajurit. Dengan latihan yang terukur, diharapkan personel mampu memberikan perlindungan diri sekaligus menunjang pelaksanaan tugas kewilayahan secara profesional.

Di sisi lain, penggunaan pencak silat sebagai basis latihan juga dinilai memiliki nilai strategis. Selain efektif secara teknis, bela diri asli Indonesia tersebut dianggap relevan dengan karakter dan kondisi geografis wilayah tugas prajurit.

Sejumlah pengamat militer menilai, pemanfaatan pencak silat dalam pelatihan TNI mencerminkan upaya pelestarian budaya sekaligus adaptasi terhadap kebutuhan modern. Namun demikian, mereka juga menekankan pentingnya pengayaan metode latihan dengan teknik bela diri lain guna menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks.

Selama latihan berlangsung, para prajurit tampak memperagakan berbagai teknik dasar hingga lanjutan, mulai dari tangkisan, pukulan, hingga kuncian, di bawah pengawasan instruktur. Kegiatan ini dijadwalkan secara rutin tanpa mengganggu tugas utama di wilayah.

Melalui latihan tersebut, TNI diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapan personel, tetapi juga turut menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman. (Red).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Lewat Affiliate Properti, Chrysant Luxury Land Ajak Raih Pendapatan Tambahan

22 June 2026 - 19:47 WIB

Briptu Rizqy Raih Prestasi, Sabet Emas Judo Piala Kapolda Jatim 2026

20 June 2026 - 01:50 WIB

Jelang Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Lamongan Tegaskan Tidak Toleransi Pelanggar Hukum

18 June 2026 - 11:26 WIB

3.162 Hafidz-Hafidzah Lamongan Raih Predikat Mumtaz, Bukti Investasi SDM Berkarakter

17 June 2026 - 11:53 WIB

Ratusan Lansia Meriahkan Peringatan HLUN di Lamongan

7 June 2026 - 12:14 WIB

Trending on Berita Terkini