LAMONGAN, WartaNuswantara.com– Penguatan kemampuan fisik dan keterampilan bela diri terus menjadi perhatian di lingkungan TNI. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui latihan rutin Pencak Silat militer yang digelar oleh prajurit Kodim 0812/Lamongan, Selasa (21/4/2026), di Lapangan Apel Makodim setempat.
Latihan tersebut diikuti seluruh personel sebagai bagian dari program pembinaan satuan. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.

Pasi Ops Kodim 0812/Lamongan, Kapten Arm Yusniady, mengatakan bahwa pencak silat militer merupakan salah satu teknik bela diri yang telah disesuaikan dengan kebutuhan operasional TNI. Menurutnya, latihan dilakukan secara bertahap dan berjenjang agar kemampuan prajurit dapat berkembang secara optimal.
“Latihan ini tidak hanya untuk menjaga kondisi fisik, tetapi juga membentuk naluri bela diri serta meningkatkan kepercayaan diri prajurit dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguasaan teknik bela diri menjadi bagian dari kompetensi dasar yang perlu dimiliki setiap prajurit. Dengan latihan yang terukur, diharapkan personel mampu memberikan perlindungan diri sekaligus menunjang pelaksanaan tugas kewilayahan secara profesional.
Di sisi lain, penggunaan pencak silat sebagai basis latihan juga dinilai memiliki nilai strategis. Selain efektif secara teknis, bela diri asli Indonesia tersebut dianggap relevan dengan karakter dan kondisi geografis wilayah tugas prajurit.
Sejumlah pengamat militer menilai, pemanfaatan pencak silat dalam pelatihan TNI mencerminkan upaya pelestarian budaya sekaligus adaptasi terhadap kebutuhan modern. Namun demikian, mereka juga menekankan pentingnya pengayaan metode latihan dengan teknik bela diri lain guna menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks.
Selama latihan berlangsung, para prajurit tampak memperagakan berbagai teknik dasar hingga lanjutan, mulai dari tangkisan, pukulan, hingga kuncian, di bawah pengawasan instruktur. Kegiatan ini dijadwalkan secara rutin tanpa mengganggu tugas utama di wilayah.
Melalui latihan tersebut, TNI diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapan personel, tetapi juga turut menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman. (Red).














