Menu

Dark Mode
Perempuan Ditemukan Tergeletak di Jalan, Identitas Terungkap Pasca-Terima SK, Kesatuan Buruh Marhaenis Lamongan Siap Jadi Jembatan Aspirasi dan Tolak Regulasi Merugikan Buruh Debu Dolomit Kepung Permukiman, DLH Lamongan Turun Tangan Sengketa data Pertanahan Plosowahyu, Pemdes Tegaskan Pentingnya Kejelasan Status Pemohon Dinkes Lamongan Dua Kali Evaluasi SPPG Kembangbahu Dugaan Ulat di Menu MBG Kembangbahu, SPPG Lopang 2 Disorot

Berita Terkini

Pelatihan Mobil Water Tank di Kodim 0812/Lamongan, Upaya Tingkatkan Kesiapsiagaan bencana

badge-check


					Pelatihan Mobil Water Tank di Kodim 0812/Lamongan, Upaya Tingkatkan Kesiapsiagaan bencana Perbesar

LAMONGAN, — Personel Kodim 0812/Lamongan mengikuti pelatihan operasional mobil water tank (pemadam kebakaran) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebutuhan distribusi air bersih pada sabtu 18 April 2026 kemarin.

Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0812/Lamongan itu menghadirkan tim teknis dari PT Dipo Internasional Motors sebagai penyedia kendaraan. Pelatihan mencakup pengecekan fisik kendaraan, simulasi pengoperasian pompa air, penggunaan nozzle, hingga prosedur pemeliharaan rutin.

Anggota Kodim 0812/lamongan berjibaku dalam latihan penggunaan mobil tangki air pemadam kebakaran yang diperoleh dari kementrian pertahanan

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, mengatakan pelatihan ini penting untuk memastikan kesiapan personel dalam mengoperasikan alat utama pertahanan dan keamanan (alpalhankam) yang baru diterima.

“Keberadaan mobil water tank ini harus diimbangi dengan kemampuan personel. Kami ingin memastikan kendaraan dapat berfungsi optimal saat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pengadaan unit tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertahanan melalui Kodam V/Brawijaya guna memperkuat peran teritorial TNI AD dalam membantu pemerintah daerah, terutama dalam mitigasi bencana dan pelayanan masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah pengamat kebencanaan menilai pelatihan semacam ini merupakan langkah positif, namun perlu diiringi dengan perencanaan operasional yang matang. Penggunaan mobil water tank, misalnya, sangat bergantung pada akses wilayah, ketersediaan sumber air, serta koordinasi lintas instansi.

“Pelatihan teknis penting, tetapi efektivitas di lapangan juga ditentukan oleh integrasi dengan BPBD, pemadam kebakaran daerah, dan pemerintah desa,” ujar seorang analis kebijakan publik yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, keberadaan satu unit kendaraan dinilai masih terbatas jika dibandingkan dengan luas wilayah Kabupaten Lamongan yang memiliki potensi kebakaran lahan pada musim kemarau.

pengadaan alpalhankam seperti mobil water tank juga memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan pemanfaatan dan perawatan jangka panjang. Tanpa dukungan anggaran operasional, suku cadang, serta pelatihan berkala, risiko penurunan fungsi alat tetap ada.

Pengalaman di sejumlah daerah menunjukkan bahwa bantuan peralatan sering kali tidak optimal digunakan karena minimnya dukungan teknis lanjutan dan keterbatasan sumber daya manusia.

Meski demikian, langkah Kodim 0812/Lamongan memberikan pelatihan sejak awal dinilai sebagai upaya antisipatif untuk meminimalkan kendala tersebut.

Dengan selesainya pelatihan, mobil water tank diharapkan dapat segera dioperasikan secara maksimal dalam situasi darurat maupun kebutuhan masyarakat sehari-hari, seperti distribusi air bersih saat musim kemarau.

Ke depan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait menjadi kunci agar keberadaan fasilitas ini tidak hanya simbolis, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Red).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perempuan Ditemukan Tergeletak di Jalan, Identitas Terungkap

14 September 2026 - 02:09 WIB

Pasca-Terima SK, Kesatuan Buruh Marhaenis Lamongan Siap Jadi Jembatan Aspirasi dan Tolak Regulasi Merugikan Buruh

13 September 2026 - 06:27 WIB

Debu Dolomit Kepung Permukiman, DLH Lamongan Turun Tangan

12 September 2026 - 13:20 WIB

Sengketa data Pertanahan Plosowahyu, Pemdes Tegaskan Pentingnya Kejelasan Status Pemohon

21 August 2026 - 19:01 WIB

Dinkes Lamongan Dua Kali Evaluasi SPPG Kembangbahu

21 August 2026 - 03:22 WIB

Trending on Berita Terkini