Surabaya, WartaNuswantara.com — Panitia bersama sejumlah pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur menggelar pertemuan koordinasi dalam rangka mematangkan agenda organisasi, bertempat di Cafe Nasi Jagung Babat Pasar Senggol, Jalan Raya Jemursari No 5, Surabaya, Senin (6/4/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada persiapan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pertumbuhan Media Profesional dan Perlindungan Kepentingan Publik”serta finalisasi rencana pelantikan pengurus JMSI Jawa Timur dalam waktu dekat.

Dalam forum yang berlangsung tertib dan konstruktif, peserta membahas berbagai aspek strategis dan teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari penyusunan konsep acara, pemetaan narasumber, penentuan peserta undangan, hingga penguatan substansi materi diskusi. FGD dirancang sebagai ruang dialog multipihak yang melibatkan insan pers, akademisi, praktisi komunikasi, serta pemangku kepentingan terkait.
Agenda FGD dinilai krusial dalam menjawab tantangan industri media siber di tengah disrupsi digital yang semakin kompleks. Media dituntut tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga konsisten menjaga profesionalisme, akurasi informasi, serta keberpihakan pada kepentingan publik.
Selain itu, pertemuan juga menjadi bagian dari konsolidasi internal menjelang pelantikan pengurus JMSI Jawa Timur. Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan kelembagaan organisasi dalam mendorong ekosistem media yang sehat, kredibel, dan berdaya saing.
JMSI Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas media siber di daerah, sekaligus memperkuat fungsi pers sebagai pilar demokrasi yang independen dan bertanggung jawab.
Melalui rangkaian agenda tersebut, JMSI Jatim menargetkan lahirnya rekomendasi strategis yang dapat menjadi rujukan dalam pengembangan media profesional, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap kepentingan publik di era keterbukaan informasi. (Red).














