Lamongan, WartaNuswantara.com, – Forum Komunikasi Bela Negara (FKBN) menggelar konsolidasi Bidang Media Bela Negara yang dirangkai dengan kegiatan halalbihalal dan diskusi strategis guna memperkuat sinergi internal serta merumuskan agenda kerja tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Moola Cafe, Lamongan, Sabtu (11/4).
Konsolidasi diikuti pengurus dan anggota FKBN, khususnya dari Bidang Media Bela Negara. Selain menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri, forum ini juga dimanfaatkan untuk menyatukan visi dalam memperkuat peran media sebagai instrumen strategis penyebaran nilai-nilai kebangsaan.

Dalam forum tersebut, peserta membahas sejumlah isu krusial, mulai dari penguatan narasi bela negara, peningkatan kapasitas publikasi, hingga strategi menghadapi dinamika arus informasi di era digital. Diskusi berlangsung interaktif dengan pertukaran gagasan terkait inovasi konten, optimalisasi platform media, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Salah satu fokus utama yang mengemuka adalah pentingnya transformasi pendekatan komunikasi publik yang lebih adaptif dan relevan, terutama untuk menjangkau generasi muda. Media dinilai memiliki peran kunci dalam membangun kesadaran kolektif serta memperkuat identitas kebangsaan di tengah derasnya arus informasi global.
“Konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyamakan persepsi dalam menjalankan program ke depan. Bidang Media Bela Negara diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan kebangsaan yang inspiratif dan edukatif,” ujar salah satu perwakilan FKBN dalam forum tersebut.
Forum ini juga menghasilkan sejumlah rencana kerja prioritas untuk tahun 2026. Di antaranya penguatan branding gerakan bela negara melalui media digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik dan konten kreatif, serta penyelenggaraan kampanye publik yang lebih terstruktur dan masif.
Selain itu, FKBN menargetkan penguatan ekosistem media yang berintegritas melalui perluasan jejaring kolaborasi dan pemanfaatan teknologi digital secara optimal. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pesan bela negara dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif.
Kepala FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan, Ferry Fadli, menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarbidang.
“Kami berharap seluruh elemen FKBN semakin solid dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Peran media sebagai ujung tombak penyebarluasan nilai bela negara harus terus dioptimalkan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui konsolidasi ini, FKBN menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran media dalam membangun semangat nasionalisme. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi publik, khususnya generasi muda, dalam gerakan bela negara yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Red).
L














