Lamongan, WartaNuswantara.com – Suasana penuh kebersamaan terlihat dalam kegiatan Safari Ramadan dan sambung dulur yang digelar oleh warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Deket, Cabang Lamongan – Pusat Madiun. Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Acara yang digelar pada Minggu (8/3) tersebut dihadiri oleh tokoh perguruan silat, aparat keamanan, serta anggota PSHT dari berbagai tingkatan. Tampak dalam kegiatan itu perwakilan aparat TNI dan kepolisian yang duduk bersama para pendekar dalam suasana kekeluargaan, menandakan kuatnya sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menjaga stabilitas wilayah.


Warga PSHT ranting Deket mengikuti acara dengan khidmat
Kehadiran Babinsa Koramil 0812/02 Deket, Sertu Edi Sumarto, bersama unsur kepolisian menjadi simbol kolaborasi dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan komunitas pemuda dan perguruan silat di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Babinsa menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai persaudaraan dan mempererat hubungan antar elemen masyarakat. Ia juga mengajak seluruh anggota perguruan silat untuk turut menjaga kondusivitas lingkungan.
“Perguruan silat memiliki peran besar dalam membina generasi muda. Kami berharap para anggota bisa menjadi teladan dalam menjaga persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Ranting PSHT Kecamatan Deket, Kang Mas M. Nurdin, menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan dan sambung dulur merupakan wujud nyata komitmen warga PSHT dalam menjaga nilai persaudaraan serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

Para tetua dan Ketua PSHT Ranting Deket Bersama Kapolsek Deket dan Camat Deket
Menurutnya, PSHT tidak hanya mengajarkan ilmu bela diri, tetapi juga menanamkan nilai budi pekerti, persaudaraan, dan tanggung jawab sosial kepada setiap anggotanya.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat tali persaudaraan antarwarga PSHT sekaligus menjalin komunikasi yang baik dengan aparat keamanan dan masyarakat. Harapannya, warga PSHT bisa menjadi bagian dari solusi dalam menjaga ketertiban dan kedamaian di lingkungan,” ujar Kang Mas M. Nurdin.
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana santai dan penuh keakraban ini diawali dengan silaturahmi antaranggota, dilanjutkan dengan dialog kebangsaan, serta ditutup dengan doa bersama. Para peserta terlihat duduk bersila bersama, menikmati hidangan sederhana sembari mendengarkan pesan-pesan kebersamaan dari para tokoh yang hadir.
Bagi komunitas PSHT di Deket, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga ruang memperkuat nilai luhur persaudaraan yang menjadi prinsip utama perguruan. Tradisi “sambung dulur” yang diusung dalam kegiatan ini menegaskan bahwa persaudaraan antaranggota harus terus dijaga, baik di dalam perguruan maupun di tengah kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta hubungan yang semakin erat antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan komunitas pemuda, sehingga wilayah Kecamatan Deket tetap aman, damai, dan kondusif sepanjang bulan Ramadan. (Red).














