SUMENEP, WartaNuswantara.com– Di tengah kesibukan memproduksi berita setiap hari, para jurnalis yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menunjukkan sisi lain profesinya. Tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, mereka juga hadir membawa kepedulian sosial dengan berbagi kepada anak yatim dan para janda di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dikemas dalam acara buka puasa bersama dan santunan tersebut digelar di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Jalan Trunojoyo Nomor 120, Senin (9/3/2026). Sejumlah pengurus JMSI, jurnalis dari berbagai media, serta undangan dari berbagai lembaga turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.


Para pengurus JMSI, kepala Dinas Komunikasi dan informatika serta para undangan di Aula Bappeda Kabupaten Sumenep
Puluhan anak yatim dan para janda menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial dari insan pers. Sebelum berbuka puasa, para peserta juga mengikuti tausiah keagamaan yang memberikan pesan tentang pentingnya berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di bulan Ramadan.
Ketua JMSI Kabupaten Sumenep, Supanji, mengatakan kegiatan tersebut menjadi refleksi bahwa jurnalis tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat kepedulian sosial. Kami ingin menumbuhkan kepekaan di kalangan insan pers, sehingga keberadaan media juga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Supanji.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara jurnalis, masyarakat, dan berbagai lembaga yang selama ini turut mendukung berbagai program sosial di Kabupaten Sumenep.
Ia menambahkan, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci terselenggaranya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan banyak pihak yang memiliki kepedulian yang sama. Ini menunjukkan semangat berbagi di bulan Ramadan masih sangat kuat,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menilai kegiatan tersebut mencerminkan peran strategis media tidak hanya dalam penyebaran informasi, tetapi juga dalam membangun kepedulian sosial.
“Media memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah. Kegiatan seperti yang dilakukan JMSI ini menunjukkan bahwa insan pers juga mampu menjadi penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat,” kata Indra.
Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahun, terutama pada momentum Ramadan yang identik dengan nilai-nilai berbagi dan solidaritas.
Kegiatan buka puasa bersama dan santunan tersebut terselenggara berkat dukungan berbagai lembaga dan perusahaan, di antaranya Said Abdullah Institute (SAI), Bappeda Sumenep, BAZNAS Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, DPRD Sumenep, DJAVA, DRt, SKK Migas, Kangean Energy Indonesia (KEI), Medco Energi, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), serta Pakoe Original.
Melalui kegiatan ini, JMSI Sumenep tidak hanya mempererat hubungan antarinsan pers, tetapi juga menegaskan bahwa di balik setiap berita yang diproduksi, terdapat kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.














