SURABAYA, WartaNuswantara.com – Panitia Pelantikan Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur masa bakti 2025–2030 memastikan seluruh persiapan kegiatan pelantikan dan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik” telah berjalan sesuai rencana. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Grand Mercure Hotel Surabaya pada 10 Juni 2026.
Sebagai bagian dari tradisi silaturahmi khas masyarakat Jawa Timur sebelum pelaksanaan agenda besar, panitia bersama sejumlah pengurus JMSI Jatim melakukan kunjungan ke beberapa organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Salah satu kunjungan dilakukan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur yang diterima langsung oleh Kepala Diskominfo, Sherlita Ratna Dewi Agustin, di kantornya pada Selasa (2/6/2026). Sebelumnya, rombongan juga bersilaturahmi dengan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, pada Kamis (28/5/2026).
Ketua Panitia Pelaksana, H. Supardi Hardy, didampingi Sekretaris Panitia Fiqih Arfani, mengatakan pihaknya juga telah mengajukan audiensi sekaligus menyampaikan undangan kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk hadir sebagai keynote speaker.
“Kami berharap Ibu Gubernur dapat berkenan hadir dan memberikan arahan dalam kegiatan ini. Saat ini seluruh persiapan terus dimatangkan,” ujar Supardi.
Selain itu, panitia telah mengundang unsur Dewan Pers, Ketua JMSI Pusat, serta akademisi dan pakar komunikasi digital dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) untuk menjadi narasumber dalam FGD.
“Alhamdulillah, para narasumber yang kami undang telah memberikan konfirmasi kehadiran,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pelantikan dan diskusi yang diinisiasi JMSI Jatim. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan media menjadi penting dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi palsu di ruang digital.
Sherlita juga mengajak JMSI Jatim untuk memperkuat sinergi dengan Klinik Hoaks Jawa Timur, https://klinikhoaks.jatimprov.go.id/ platform yang dikelola Diskominfo Provinsi Jawa Timur untuk membantu masyarakat memverifikasi informasi serta menangkal hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian.
“Silakan JMSI memanfaatkan dan bersinergi dengan Klinik Hoaks Jawa Timur dalam berbagai kegiatan, baik seminar, FGD, edukasi publik maupun bentuk kolaborasi lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua JMSI Jatim, Syaiful Anam, menyambut positif tawaran kerja sama tersebut. Menurutnya, JMSI selama ini telah menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan Diskominfo dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan literasi digital dan penguatan ekosistem media.
“Kami siap memperkuat sinergi dengan Diskominfo Jawa Timur, terutama dalam upaya melawan penyebaran hoaks dan meningkatkan kualitas informasi publik,” katanya.
Syaiful menegaskan bahwa pelantikan pengurus kali ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum memperkuat arah dan strategi media siber di tengah tantangan perkembangan teknologi informasi. Melalui FGD yang digelar, JMSI ingin menghadirkan ruang diskusi mengenai profesionalisme pers, tantangan industri media digital, serta berbagai solusi yang dapat diterapkan.
Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen jajaran kepengurusan JMSI Jatim periode baru merupakan wajah-wajah muda sebagai bagian dari proses kaderisasi organisasi.
“Komposisi kepengurusan kali ini lebih beragam. Tidak hanya didominasi insan pers dari Surabaya, tetapi juga melibatkan perwakilan daerah-daerah lain di Jawa Timur,” jelasnya.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan BUMN maupun sektor swasta, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk, SKK Migas, ExxonMobil Cepu Limited, Pertamina EP Field Poleng, Husky-CNOOC Madura Ltd., Kangean Energy Indonesia, Petronas Carigali Ketapang-II Ltd., Saka Indonesia Pangkah Ltd., Prima Energi Bawean, MedcoEnergy Madura Offshore Pty Ltd., Medco Energy Sampang Pty Ltd., PT Petrokimia Gresik, PT Wilmar, Jatim Park Group, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Sinergi Gula Nusantara, PT PLN UID Jawa Timur, PT PLN Nusantara Power, PT Dharma Lautan Utama, PT Telkomsel, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, serta PT Panji Gemilang Utama.
Pada rangkaian kegiatan tersebut, JMSI Jatim juga akan memberikan JMSI Award kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah, kemajuan masyarakat Jawa Timur, serta perkembangan media siber di Indonesia. (Red).
















