Menu

Dark Mode
Pasca-Terima SK, Kesatuan Buruh Marhaenis Lamongan Siap Jadi Jembatan Aspirasi dan Tolak Regulasi Merugikan Buruh Debu Dolomit Kepung Permukiman, DLH Lamongan Turun Tangan Sengketa data Pertanahan Plosowahyu, Pemdes Tegaskan Pentingnya Kejelasan Status Pemohon Dinkes Lamongan Dua Kali Evaluasi SPPG Kembangbahu Dugaan Ulat di Menu MBG Kembangbahu, SPPG Lopang 2 Disorot Pemdes Brangsi: Paving Lama Digunakan Kembali Sesuai Konsep Rehab

Berita Terkini

Sapi Kurban Presiden Disembelih di Mantup, Sapi 1,1 Ton seharga 91 Juta

badge-check


					Sapi Kurban Presiden Disembelih di Mantup, Sapi 1,1 Ton seharga 91 Juta Perbesar

LAMONGAN, WartaNuswantara.com — Bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto disembelih di Dusun Beludsarirejo, Desa Mojosari, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Rabu (27/5), bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Prosesi penyerahan sapi kurban dilakukan usai pelaksanaan salat Idul Adha yang dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Masjid An Nahdliyin setempat.

Sapi jenis Simental dengan bobot mencapai 1,1 ton itu menjadi salah satu dari ribuan hewan kurban bantuan Presiden yang disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia. Hewan ternak tersebut berasal dari peternak lokal Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, dengan usia sekitar 2,5 tahun dan tinggi mencapai 155 sentimeter.

Bupati Yuhronur Efendi mengatakan pemilihan Dusun Beludsarirejo sebagai lokasi penyaluran sapi kurban dilakukan karena wilayah tersebut dinilai menjadi pusat aktivitas masyarakat di Kecamatan Mantup.

“Harapannya bantuan ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di momentum Idul Adha,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan kurban, Pak Yes juga menyampaikan ajakan kepada masyarakat agar mendukung program pemerintah pusat, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga penguatan koperasi desa Merah Putih yang dinilai bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Di sisi lain, penyaluran sapi kurban Presiden tahun ini juga memunculkan perhatian publik terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Berdasarkan data penyaluran nasional, pemerintah mengalokasikan pengadaan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban untuk berbagai wilayah di Indonesia.

Jika mengacu pada total nilai pengadaan yang dibagi rata terhadap jumlah sapi yang disalurkan, maka rata-rata harga per ekor diperkirakan mencapai lebih dari Rp91 juta. Nilai tersebut menjadi perbincangan karena sebagian masyarakat menilai anggaran kurban presiden cukup besar di tengah berbagai kebutuhan publik lainnya.

Meski demikian, pemerintah sebelumnya menyebut pengadaan sapi kurban dilakukan dengan melibatkan peternak lokal di berbagai daerah sebagai upaya mendukung sektor peternakan rakyat dan menggerakkan ekonomi daerah menjelang Idul Adha.

Dalam kesempatan itu, Pak Yes menegaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga bentuk ketakwaan, keikhlasan, dan pengabdian sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Semoga momentum Idul Adha ini mengajarkan kita tentang keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama,” katanya. (Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Debu Dolomit Kepung Permukiman, DLH Lamongan Turun Tangan

12 September 2026 - 13:20 WIB

Sengketa data Pertanahan Plosowahyu, Pemdes Tegaskan Pentingnya Kejelasan Status Pemohon

21 August 2026 - 19:01 WIB

Dinkes Lamongan Dua Kali Evaluasi SPPG Kembangbahu

21 August 2026 - 03:22 WIB

Dugaan Ulat di Menu MBG Kembangbahu, SPPG Lopang 2 Disorot

20 August 2026 - 11:23 WIB

Ilham Al Haqqi Resmi Tempuh Tahap Baru Profesi Advokat, Angga Pranata Lawfirm Sampaikan Ucapan Selamat

13 August 2026 - 07:10 WIB

Trending on Berita Terkini