PNM CABANG LAMONGAN BEKALI PELAKU UMKM IBU-IBU MEKAAR DENGAN PENGETAHUAN LEGALITAS USAHA DAN BRANDING PRODUK USAHA
Gresik, 24 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kapasitas usaha nasabah, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar Cabang Lamongan kembali melaksanakan kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) melalui Program Klasterisasi Olahan Hasil Laut yang bertempat di Kantor Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, Jumat (24/7).

Kegiatan ini diikuti oleh 25 nasabah PNM Mekaar Pra Sejahtera yang tergabung dalam klaster usaha pengolahan hasil laut menjadi kerupuk. Program ini merupakan salah satu bentuk pendampingan berkelanjutan PNM kepada nasabah, tidak hanya melalui pembiayaan modal usaha, tetapi juga dengan memberikan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan motivasi agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan memiliki daya saing.
Mengangkat tema “Legalitas Usaha dan Branding Produk”, kegiatan menghadirkan narasumber dari HIPMI Kabupaten Gresik yang membagikan wawasan mengenai pentingnya legalitas usaha sebagai pondasi dalam membangun bisnis yang profesional. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai strategi membangun identitas merek (branding), mulai dari kemasan produk, logo, hingga cara memperkenalkan produk agar lebih dikenal oleh masyarakat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Samaun selaku tamu undangan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gresik, yang memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM agar terus mengembangkan potensi hasil laut di wilayah Ujung Pangkah menjadi produk bernilai tambah dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi materi. Berbagai pertanyaan mengenai proses pengurusan legalitas usaha, pengembangan merek, hingga strategi pemasaran disampaikan langsung kepada narasumber. Diskusi interaktif tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus menambah wawasan bagi para pelaku usaha dalam menghadapi tantangan dunia bisnis yang semakin kompetitif.

Melalui Program Klasterisasi ini, PNM Mekaar Cabang Lamongan berharap para nasabah mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh sehingga usaha kerupuk hasil olahan laut yang dijalankan dapat berkembang menjadi usaha yang lebih profesional, memiliki legalitas yang lengkap, serta mampu membangun merek produk yang kuat dan dipercaya oleh konsumen.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PNM terus menghadirkan pendampingan yang berkelanjutan melalui tiga modal utama, yaitu modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial, sehingga para perempuan prasejahtera pelaku UMKM dapat naik kelas, mandiri, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian keluarga maupun daerah. (HF)















