Menu

Dark Mode
Sinergi Pusat-Daerah Disorot dalam Survei Kampung Nelayan Merah Putih di Lamongan Pemerintah Buka Rekrutmen Nasional untuk Perkuat Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Pasinan Lamongan, Polisi Imbau Pengawasan Anak Ditingkatkan Dialog di Atas KRI Dewa Ruci: Mendorong Bela Negara di Tengah Tantangan Kedaulatan Laut Siap Menghadapi kemarau, lamongan dapat kado bantuan sarana irigasi dari kementan Melimpahnya Pupuk Perikanan Lamongan, 52 ribu Ton siap diserap Petambak.

Berita Terkini

Viral Dugaan Pertalite Tercampur Air di Lamongan, Pertamina Lakukan Penelusuran

badge-check


					Dugaan Pertalite Tercampur Air di Lamongan, Pertamina Lakukan Penelusuran Perbesar

Dugaan Pertalite Tercampur Air di Lamongan, Pertamina Lakukan Penelusuran

Lamongan,Wartanusantara.com – Sejumlah warga di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengeluhkan mesin motor mereka mendadak bermasalah setelah mengisi bahan bakar jenis Pertalite di beberapa SPBU wilayah setempat.

Keluhan itu ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah akun Instagram membagikan video dan tangkapan layar laporan warga pada Senin (27/10/2025). Dalam unggahan tersebut, pengunggah mengaku menerima banyak pesan dari warga yang mengalami hal serupa.

“Sejak tadi malam banyak DM dari warga Lamongan, motor mereka tiba-tiba brebet setelah isi Pertalite,” tulis pengunggah disertai beberapa foto dan video kondisi kendaraan warga.

Beberapa warga bahkan mengaku sempat membawa motor mereka ke bengkel karena menduga bahan bakar yang diisi tercampur air.

Dugaan Pertalite Tercampur Air di Lamongan, Pertamina Lakukan Penelusuran

Pertamina Turun Tangan

Menanggapi laporan tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Ahad, laporan serupa juga diterima dari wilayah Tuban dan Bojonegoro. Semua laporan tengah ditelusuri untuk memastikan mutu bahan bakar yang beredar di lapangan.

“Pertamina Patra Niaga menerima aduan dari konsumen mengenai produk Pertalite yang diduga menimbulkan gangguan pada mesin kendaraan. Saat ini kami sedang menindaklanjuti dan melakukan pengecekan,” ujar Ahad.

Ia menegaskan bahwa proses distribusi BBM selalu dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk pengujian laboratorium sebelum BBM disalurkan ke SPBU.

“Keamanan suplai dan mutu produk adalah prioritas kami. Seluruh tahapan distribusi dilakukan dengan standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Distribusi dari Terminal Tuban

Ahad menambahkan, pasokan Pertalite untuk wilayah Lamongan, Bojonegoro, Tuban, dan sebagian Surabaya berasal dari Fuel Terminal Tuban.

Untuk memastikan penyebab pasti keluhan warga, Pertamina masih mengumpulkan data dari SPBU terkait serta melakukan pemeriksaan terhadap sampel bahan bakar. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sinergi Pusat-Daerah Disorot dalam Survei Kampung Nelayan Merah Putih di Lamongan

16 April 2026 - 09:32 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen Nasional untuk Perkuat Koperasi Desa dan Kampung Nelayan

16 April 2026 - 07:43 WIB

Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Pasinan Lamongan, Polisi Imbau Pengawasan Anak Ditingkatkan

15 April 2026 - 17:13 WIB

Melimpahnya Pupuk Perikanan Lamongan, 52 ribu Ton siap diserap Petambak.

13 April 2026 - 23:24 WIB

Edukasi Lingkungan dan Penanganan Sampah Liar di Kedungpring Soroti Perubahan Perilaku Warga

11 April 2026 - 21:29 WIB

Trending on Berita Terkini