LAMONGAN, WartaNuswantara.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan sebuah bus dan dua truk terjadi di jalur nasional Lamongan–Tuban, tepatnya di Dusun Lengkong, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Sabtu malam, 9 Mei 2026 sekitar pukul 20.50 WIB. Insiden tersebut sempat memicu kepadatan arus kendaraan di kawasan Pantura Babat.
Peristiwa itu diduga dipicu truk tronton yang kehilangan kendali saat melintasi tikungan hingga keluar jalur dan masuk ke lajur berlawanan. Akibatnya, tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan tidak dapat dihindari.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA Hamzaid, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk tronton bernomor polisi W-9724-UP yang dikemudikan AN (39), warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, melaju dari arah utara menuju selatan.
Namun saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan besar tersebut diduga tidak stabil ketika melintas di tikungan. Truk kemudian oleng ke kanan, menghantam median jalan, lalu masuk ke jalur berlawanan.
“Pada saat bersamaan dari arah selatan ke utara melaju sebuah truk dan bus. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari sehingga terjadi kecelakaan beruntun,” ujar Hamzaid, Minggu 10 Mei 2026.
Dua kendaraan lain yang terlibat yakni truk bernomor polisi W-8904-YB yang dikemudikan DS (39), warga Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, serta bus bernomor polisi G-7086-OA yang dikemudikan RIY (53), warga Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.
Benturan keras menyebabkan ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Meski demikian, polisi belum merinci adanya korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bersama personel Polsek Babat langsung mendatangi lokasi guna melakukan evakuasi kendaraan dan pengaturan lalu lintas. Proses penanganan dilakukan untuk mengurai antrean kendaraan yang sempat memanjang di jalur penghubung Lamongan–Tuban tersebut.
Berdasarkan hasil sementara dan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan diduga terjadi akibat kurang hati-hatinya pengemudi truk tronton saat melintasi tikungan pada malam hari, sehingga kendaraan sulit dikendalikan dan berpindah ke jalur lawan.
Polres Lamongan mengingatkan seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur padat dan minim penerangan pada malam hari. Pengemudi juga diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
“Kami mengimbau pengendara untuk menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta tidak memaksakan berkendara ketika mengantuk demi keselamatan bersama,” tutup Hamzaid. (Red).
















