Menu

Dark Mode
Andai Juri Checking VAR Rawa Semando Kian Menyempit Akibat Tambak, Terncaman Banjir dan Kekeringan Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Polres Lamongan Sita Sabu dan Ekstasi Antisipasi Pencurian Ternak Jelang Qurban, Bhabinkamtibmas Sidomukti Intensifkan Patroli Dialogis 12 Mei, Hari Ulang Tahun yang Selalu Dibayangi Luka Bangsa POSSI Kota Batu Jos di Kejurda Finswimming Jatim 2026, Raih 19 Medali

Berita Terkini

Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi, Pertamina Naikkan Sejumlah Produk per 4 Mei 2026

badge-check


					Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi, Pertamina Naikkan Sejumlah Produk per 4 Mei 2026 Perbesar

Jakarta, WartaNuswantara.com — PT Pertamina (Persero) melalui unit usahanya melakukan penyesuaian harga pada sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Senin (4/5/2026). Kenaikan ini terutama terjadi pada produk bahan bakar diesel dan bensin beroktan tinggi, seiring dinamika harga energi global.

Berdasarkan informasi resmi dari Pertamina Patra Niaga, harga Pertamina Dex (CN 53) mengalami kenaikan signifikan dari sebelumnya Rp23.900 per liter menjadi Rp27.900 per liter. Kenaikan juga terjadi pada Dexlite (CN 51) yang kini dijual Rp26.000 per liter dari sebelumnya Rp23.600 per liter.

Sementara itu, Pertamax Turbo (RON 98) turut mengalami penyesuaian harga dari Rp19.400 menjadi Rp19.900 per liter.

Di sisi lain, sejumlah produk BBM lainnya tidak mengalami perubahan harga. Pertamax (RON 92) tetap dipatok Rp12.300 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 (RON 95) bertahan di level Rp12.900 per liter. Adapun BBM bersubsidi jenis Pertalite masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan konsekuensi dari mekanisme pasar yang mengacu pada harga keekonomian dan perkembangan harga minyak dunia.

Menurutnya, meskipun mengikuti dinamika global, perusahaan tetap mempertimbangkan berbagai aspek dalam menentukan harga, termasuk kondisi sosial ekonomi masyarakat dan daya beli konsumen.

“Sebagai BUMN, Pertamina tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga menjaga stabilitas nasional dan mempertimbangkan kondisi masyarakat,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, tidak semua produk mengalami kenaikan sebagai bentuk upaya menjaga keseimbangan antara keberlanjutan usaha dan kepentingan publik. Pertamina juga memastikan harga yang ditetapkan tetap kompetitif dibandingkan badan usaha lainnya.

Lebih lanjut, Roberth menegaskan bahwa BBM non-subsidi memang ditujukan bagi segmen konsumen yang mengikuti mekanisme pasar. Namun demikian, perusahaan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian agar kebijakan harga tetap terukur dan tidak memberatkan masyarakat.

Daftar Harga BBM Pertamina per 4 Mei 2026:

• Pertamax: Rp12.300 per liter (tetap)

• Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter (tetap)

• Pertamax Turbo: Rp19.900 per liter (naik)

• Dexlite: Rp26.000 per liter (naik)

• Pertamina Dex: Rp27.900 per liter (naik)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rawa Semando Kian Menyempit Akibat Tambak, Terncaman Banjir dan Kekeringan

12 May 2026 - 09:36 WIB

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Polres Lamongan Sita Sabu dan Ekstasi

12 May 2026 - 08:18 WIB

Antisipasi Pencurian Ternak Jelang Qurban, Bhabinkamtibmas Sidomukti Intensifkan Patroli Dialogis

12 May 2026 - 08:09 WIB

POSSI Kota Batu Jos di Kejurda Finswimming Jatim 2026, Raih 19 Medali

11 May 2026 - 07:22 WIB

Darurat Pelecehan Seksual di Pesantren, Segera Reformasi Pengawasan dan Perlindungan Santri

11 May 2026 - 05:31 WIB

Trending on Hukum