Menu

Dark Mode
Perempuan Ditemukan Tergeletak di Jalan, Identitas Terungkap Pasca-Terima SK, Kesatuan Buruh Marhaenis Lamongan Siap Jadi Jembatan Aspirasi dan Tolak Regulasi Merugikan Buruh Debu Dolomit Kepung Permukiman, DLH Lamongan Turun Tangan Sengketa data Pertanahan Plosowahyu, Pemdes Tegaskan Pentingnya Kejelasan Status Pemohon Dinkes Lamongan Dua Kali Evaluasi SPPG Kembangbahu Dugaan Ulat di Menu MBG Kembangbahu, SPPG Lopang 2 Disorot

Daerah

Warga Desa Keluhkan Limbah Bau Tak Sedap Kandang Ayam di Bandungrejo Ngasem Bojonegoro

badge-check


					Warga Desa Keluhkan Limbah Bau Tak Sedap Kandang Ayam di Bandungrejo Ngasem Bojonegoro Perbesar

Warga Desa Keluhkan Limbah Bau Tak Sedap Kandang Ayam di Bandungrejo Ngasem Bojonegoro.

Bojonegoro,Wartanusantara.id – Limbah kandang ayam membuat resah warga, bau tidak sedap yang menyengat itu membuat sesak warga masyarakat, apalagi ditimbulkan saat hujan dan saat terkena panas matahari. Muncul juga kekhawatiran juga bibit penyakit. Bukan hanya sekadar bau tidak sedap, dikhawatirkan juga menghasilkan sejumlah gas amonia berbahaya.

Menurut keterangan warga limbah yang dikelola untuk pengolahan pupuk dari kotoran ayam di pinggir jalan antara Kecamatan Ngasem ke Kecamatan Gayam tepatnya di dusun Tloko Desa Bandungrejo berlokasi di Lahan Perhutani itu sudah berjalan hampir 2 tahun.

“Sudah banyak warga ataupun pengendara yang melintas mengeluh bau tak sedap,  lebih parahnya lagi ketika musim penghujan datang bau busuk dari kotoran ayam tercium hingga radius 1 Km, pengendara yang melintas merasakan mual-mual, “Tutur warga yang namanya tidak dipublikasikan itu, Selasa (28/10/2025).

Warga tersebut juga mengatakan bingung harus mengadu kesiapa?, karena pemilik kandang tersebut disinyalir keluarga besar kaya raya dan memiliki kerabat di Pemdes Bandungrejo.

Pj Kepala Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem Budi Utomo ketika dikonfirmasi terkait dengan keluhan tersebut hanya menjawab singkat, “Nggih” (Ya-red).

Sementara itu, Secara terpisah Camat Ngasem, Iwan Sopian mengatakan terima kasih informasinya, dan dirinya juga akan menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan di lokasi.

“Terima kasih informasinya, dan akan kami tindak lanjuti dengan melakukan pengecekan di lokasi,” pungkas Iwan Sopian.

Sementara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro melalui Sekretaris Dinas Beny Subiakto, mengatakan akan segera melakukan koordinasi dulu dengan pejabat yang membidanginya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perempuan Ditemukan Tergeletak di Jalan, Identitas Terungkap

14 September 2026 - 02:09 WIB

Pasca-Terima SK, Kesatuan Buruh Marhaenis Lamongan Siap Jadi Jembatan Aspirasi dan Tolak Regulasi Merugikan Buruh

13 September 2026 - 06:27 WIB

Debu Dolomit Kepung Permukiman, DLH Lamongan Turun Tangan

12 September 2026 - 13:20 WIB

Sengketa data Pertanahan Plosowahyu, Pemdes Tegaskan Pentingnya Kejelasan Status Pemohon

21 August 2026 - 19:01 WIB

Dugaan Ulat di Menu MBG Kembangbahu, SPPG Lopang 2 Disorot

20 August 2026 - 11:23 WIB

Trending on Berita Terkini