Menu

Dark Mode
PNM CABANG LAMONGAN BEKALI PELAKU UMKM IBU-IBU MEKAAR DENGAN PENGETAHUAN LEGALITAS USAHA DAN BRANDING PRODUK USAHA Hari Koperasi ke-79 Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Lamongan ke Kancah Globa WPP Pusat dan Jawa Timur Tegaskan Komitmen Menangkan PPP di Pemilu 2029. Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi, PNM Dorong Pemberdayaan Nasabah Melalui Program Eco Life Meriah! Nobar Final Piala Dunia 2026 di DPD Golkar Lamongan Berhadiah Dua Ekor Kambing PNM Cabang Lamongan Bekali Calon Account Officer Lewat Orientation Basic Training

Berita Terkini

Pemkab Lamongan Dorong Mekanisasi Pertanian, Tiga Kelompok Tani Terima Bantuan Combine Harvester

badge-check


					Pemkab Lamongan Dorong Mekanisasi Pertanian, Tiga Kelompok Tani Terima Bantuan Combine Harvester Perbesar

LAMONGAN, WartaNuswantara.com – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat sektor pertanian melalui program modernisasi alat pertanian. Upaya tersebut diwujudkan dengan penyerahan bantuan alat panen modern berupa combine harvester kepada tiga kelompok tani di Lamongan, Kamis (7/5).

Bantuan alat Combine Harvester Bimo 110 Plus diserahkan langsung oleh Bupati Yuhronur Efendi di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan. Tiga kelompok tani penerima bantuan tersebut berasal dari Kecamatan Sugio, Sekaran, dan Kembangbahu.

Dalam kesempatan itu, Yuhronur Efendi mengatakan modernisasi pertanian menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga posisi Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Menurutnya, penggunaan alat mekanis mulai dari proses tanam hingga panen diharapkan mampu menekan biaya operasional petani dan mempercepat masa panen.

“Dengan mekanisasi pertanian, proses produksi akan lebih efisien, hasil panen lebih maksimal, dan produktivitas pertanian di Lamongan dapat terus meningkat,” ujar pria yang akrab disapa Pak Yes tersebut.

Masalah yang selama ini dihadapi petani, kata dia, adalah proses panen yang masih banyak mengandalkan tenaga manual sehingga membutuhkan waktu lebih lama dan biaya lebih besar. Kondisi itu dinilai dapat memengaruhi percepatan masa tanam berikutnya serta target produksi pangan daerah.

Pemkab Lamongan menilai modernisasi alat pertanian menjadi solusi untuk menjawab tantangan tersebut. Combine harvester yang diberikan memiliki fungsi memanen, merontokkan, hingga membersihkan gabah dalam satu proses kerja sehingga dinilai lebih efektif dibanding metode konvensional.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan per 6 Mei 2026, realisasi luas tambah tanam di Lamongan telah mencapai 65.426 hektare atau sekitar 28,04 persen dari target pemerintah pusat sebesar 233.327 hektare.

Sementara itu, Kepala Desa Kebalankulon, Andik Sudarno, menyampaikan apresiasi atas bantuan alat pertanian yang diterima kelompok tani di wilayahnya. Ia berharap keberadaan combine harvester dapat membantu pelayanan panen bagi petani dan meningkatkan hasil produksi pertanian desa.

Tiga kelompok tani penerima bantuan tersebut yakni Poktan Sri Rejeki Kayen Desa Jubelkidul Kecamatan Sugio, Poktan Luhur 1 Desa Kebalankulon Kecamatan Sekaran, dan Poktan Sekar Arum Desa Gintungan Kecamatan Kembangbahu. (Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PNM CABANG LAMONGAN BEKALI PELAKU UMKM IBU-IBU MEKAAR DENGAN PENGETAHUAN LEGALITAS USAHA DAN BRANDING PRODUK USAHA

27 July 2026 - 04:05 WIB

Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi, PNM Dorong Pemberdayaan Nasabah Melalui Program Eco Life

20 July 2026 - 12:13 WIB

PNM Cabang Lamongan Bekali Calon Account Officer Lewat Orientation Basic Training

16 July 2026 - 11:52 WIB

Ironi MBG, Niatnya Sederhana Jalurnya Berbelit-belit

7 July 2026 - 03:45 WIB

Ketua JMSI Jawa Timur: HUT Media Harus Berdampak bagi Masyarakat

4 July 2026 - 05:22 WIB

Trending on Berita Terkini