Menu

Dark Mode
Perempuan Ditemukan Tergeletak di Jalan, Identitas Terungkap Pasca-Terima SK, Kesatuan Buruh Marhaenis Lamongan Siap Jadi Jembatan Aspirasi dan Tolak Regulasi Merugikan Buruh Debu Dolomit Kepung Permukiman, DLH Lamongan Turun Tangan Sengketa data Pertanahan Plosowahyu, Pemdes Tegaskan Pentingnya Kejelasan Status Pemohon Dinkes Lamongan Dua Kali Evaluasi SPPG Kembangbahu Dugaan Ulat di Menu MBG Kembangbahu, SPPG Lopang 2 Disorot

Berita Terkini

GMNI Unisla Lamongan Tanam Ratusan Pohon, Dorong Aksi Nyata Keadilan Ekologis

badge-check


					GMNI Unisla Lamongan Tanam Ratusan Pohon, Dorong Aksi Nyata Keadilan Ekologis Perbesar

Lamongan, WartaNuswantara.com — Memperingati Hari Bumi, Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar aksi penanaman ratusan pohon melalui program bertajuk Gerakan Hijau Marhaenis. Kegiatan ini menjadi bentuk respons mahasiswa terhadap meningkatnya tekanan krisis lingkungan.

Aksi penanaman dilakukan di kawasan Taman Gajah Mada, dengan melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat. Upaya ini tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga sebagai bagian dari kampanye kesadaran ekologis di tingkat lokal.

Persiapan anggota GMNI Unisla sebelum melakukan penanaman pohon

Ketua Komisariat GMNI Unisla, Mohammad Ali Khaidari, menegaskan bahwa gerakan tersebut merupakan komitmen mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari persoalan sampah hingga dampak perubahan iklim.

Menurutnya, isu lingkungan tidak bisa lagi dipandang semata sebagai persoalan ilmiah, melainkan berkaitan langsung dengan aspek sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Kerusakan lingkungan berdampak nyata bagi masyarakat kecil, seperti petani dan nelayan. Karena itu, perjuangan keadilan sosial harus berjalan seiring dengan keadilan ekologis,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah penanaman pohon dipilih sebagai bentuk aksi konkret di tengah kekhawatiran terhadap kondisi lingkungan yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Selain sebagai simbol keberlanjutan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong partisipasi publik dalam menjaga ekosistem.

Anggota GMNI Unisla melakukan penanaman pohon di sekitar lapangan gajah mada berharap lingkungan tetap Hijau

GMNI Unisla menilai, upaya menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan hidup masyarakat. Kerusakan alam, kata dia, berpotensi menghilangkan sumber penghidupan bagi kelompok marhaen.

Melalui momentum Hari Bumi, organisasi mahasiswa tersebut juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan, tidak hanya melalui diskusi, tetapi juga aksi nyata di lapangan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemangku kepentingan diperlukan untuk menjawab tantangan krisis lingkungan secara berkelanjutan. (Red).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perempuan Ditemukan Tergeletak di Jalan, Identitas Terungkap

14 September 2026 - 02:09 WIB

Pasca-Terima SK, Kesatuan Buruh Marhaenis Lamongan Siap Jadi Jembatan Aspirasi dan Tolak Regulasi Merugikan Buruh

13 September 2026 - 06:27 WIB

Debu Dolomit Kepung Permukiman, DLH Lamongan Turun Tangan

12 September 2026 - 13:20 WIB

Sengketa data Pertanahan Plosowahyu, Pemdes Tegaskan Pentingnya Kejelasan Status Pemohon

21 August 2026 - 19:01 WIB

Dinkes Lamongan Dua Kali Evaluasi SPPG Kembangbahu

21 August 2026 - 03:22 WIB

Trending on Berita Terkini