Menu

Dark Mode
PNM CABANG LAMONGAN BEKALI PELAKU UMKM IBU-IBU MEKAAR DENGAN PENGETAHUAN LEGALITAS USAHA DAN BRANDING PRODUK USAHA Hari Koperasi ke-79 Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Lamongan ke Kancah Globa WPP Pusat dan Jawa Timur Tegaskan Komitmen Menangkan PPP di Pemilu 2029. Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi, PNM Dorong Pemberdayaan Nasabah Melalui Program Eco Life Meriah! Nobar Final Piala Dunia 2026 di DPD Golkar Lamongan Berhadiah Dua Ekor Kambing PNM Cabang Lamongan Bekali Calon Account Officer Lewat Orientation Basic Training

Berita Terkini

Aksi Damai di Brondong, Dialog Terbuka Jadi Kunci Penyelesaian

badge-check


					Aksi Damai di Brondong, Dialog Terbuka Jadi Kunci Penyelesaian Perbesar

Lamongan, WartaNuswantara.com — Aksi unjuk rasa yang digelar LSM Alam Bersatu bersama Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) di halaman Kantor Kecamatan Brondong, Rabu (6/5/2026), berlangsung tertib tanpa insiden. Demonstrasi yang mengangkat isu ketahanan pangan ini justru berakhir dengan dialog konstruktif antara massa aksi dan pemerintah kecamatan.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung Presiden ABJI, Suliono, S.H. Ia bersama puluhan peserta menyampaikan sejumlah temuan di lapangan, mulai dari dugaan ketidaktepatan distribusi bantuan pangan hingga lemahnya pengawasan terhadap cadangan pangan di tingkat desa.

Dalam orasinya, Suliono menyoroti adanya praktik yang dinilai merugikan masyarakat, khususnya petani dan nelayan. Ia mendesak pemerintah kecamatan memperkuat pengawasan serta memastikan transparansi pengelolaan pangan desa.

“Kami menemukan indikasi bantuan yang tidak tepat sasaran dan lemahnya kontrol distribusi. Ini harus segera dibenahi,” ujarnya.

Berbeda dari aksi unjuk rasa yang kerap diwarnai ketegangan, Camat Brondong, Nurul Khumaidah, S.H., M.M., memilih pendekatan dialogis. Ia turun langsung menemui perwakilan massa dan membuka ruang komunikasi terbuka.

Dalam tanggapannya, Nurul mengakui masih adanya kekurangan dalam sistem pendataan penerima bantuan. Ia memastikan pemerintah kecamatan akan melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami akan melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan di seluruh desa. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan ada tindakan tegas,” katanya.

Ia juga menegaskan rencana penguatan pengawasan melalui pelibatan perangkat desa, pendamping, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Selain itu, pemerintah membuka peluang partisipasi masyarakat dan LSM dalam proses pengawasan.

“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Aksi yang berlangsung sekitar satu jam itu ditutup dengan suasana kondusif. Perwakilan demonstran dan pihak kecamatan saling berjabat tangan sebagai simbol kesepahaman dan komitmen bersama untuk perbaikan ke depan.

Suliono mengapresiasi respons cepat pemerintah kecamatan, meski menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan.

“Kami menghargai keterbukaan ini, tetapi tentu akan kami kawal agar realisasinya sesuai dengan yang disampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, aparat kepolisian yang melakukan pengamanan juga menilai aksi berjalan sesuai aturan tanpa gangguan keamanan. Kondisi ini dinilai mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Aksi damai tersebut menjadi contoh bahwa penyampaian kritik dapat berjalan efektif melalui pendekatan dialog dan keterbukaan, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal. (Red).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PNM CABANG LAMONGAN BEKALI PELAKU UMKM IBU-IBU MEKAAR DENGAN PENGETAHUAN LEGALITAS USAHA DAN BRANDING PRODUK USAHA

27 July 2026 - 04:05 WIB

Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi, PNM Dorong Pemberdayaan Nasabah Melalui Program Eco Life

20 July 2026 - 12:13 WIB

PNM Cabang Lamongan Bekali Calon Account Officer Lewat Orientation Basic Training

16 July 2026 - 11:52 WIB

Ironi MBG, Niatnya Sederhana Jalurnya Berbelit-belit

7 July 2026 - 03:45 WIB

Ketua JMSI Jawa Timur: HUT Media Harus Berdampak bagi Masyarakat

4 July 2026 - 05:22 WIB

Trending on Berita Terkini