Lamongan, WartaNuswantara.com– Ramadan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah personal, tetapi juga ruang untuk memperkuat kepedulian sosial. Hal itu terlihat dari aksi yang dilakukan Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Muhammadiyah dan PC Nasyiatul Aisyiyah Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, yang menggelar kegiatan “Ramadhan Berbagi” dengan membagikan 500 paket takjil kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu titik jalan yang cukup ramai dilalui masyarakat. Para kader kedua organisasi otonom Muhammadiyah itu turun langsung ke jalan membagikan paket berbuka puasa kepada pengendara motor, pengemudi mobil, hingga warga yang melintas menjelang waktu magrib.

Aksi sosial ini menjadi bagian dari upaya organisasi kepemudaan Muhammadiyah di tingkat kecamatan untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat tradisi berbagi di bulan suci.
Ketua panitia kegiatan, Nur Ahmad Fadholi, mengatakan bahwa Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi generasi muda untuk menunjukkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ramadhan adalah momentum untuk memperbanyak amal dan memperkuat kepedulian kepada sesama. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi dengan masyarakat, terutama mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka,” ujarnya.
Sebanyak 500 paket takjil yang dibagikan merupakan hasil gotong royong para anggota Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah. Sejak sore hari, para relawan telah bersiap di lokasi pembagian untuk memastikan paket takjil dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.
Keterlibatan dua organisasi otonom Muhammadiyah tersebut juga mencerminkan sinergi gerakan pemuda dan perempuan dalam menghadirkan kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa, kehadiran para relawan di tepi jalan menjadi pemandangan yang cukup menarik perhatian. Tak sedikit pengendara yang memperlambat kendaraan mereka untuk menerima paket takjil yang dibagikan.
Bagi organisasi kepemudaan Muhammadiyah di Kecamatan Modo, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadan. Lebih dari itu, aksi berbagi tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai kepedulian, solidaritas sosial, serta mempererat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dan masyarakat luas.
Melalui kegiatan “Ramadhan Berbagi”, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Modo menunjukkan bahwa gerakan sosial berbasis komunitas masih memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. (Red)














