TANGERANG, WartaNuswantara.com – Upaya mencegah tawuran remaja tidak selalu harus dilakukan dengan patroli atau penindakan. Di Kota Tangerang, pendekatan berbeda justru dipilih dengan cara yang lebih segar: mengajak anak muda berlari di malam hari.
Melalui kegiatan Night Run yang digelar di kawasan Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat malam (6/3/2026), jajaran Polres Metro Tangerang Kota mencoba mengalihkan energi remaja ke kegiatan yang lebih sehat dan kompetitif.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Raden Muhammad Jauhari bersama Wakapolres Eko Bagus Riyadi dan sejumlah pejabat utama kepolisian.

Jajaran polres merto tangerang bersama anak muda berfoto bersama setelah kegiatan night run
Alih-alih sekadar olahraga biasa, lomba lari malam ini dikemas dengan konsep unik yang membuat suasana semakin meriah. Peserta tidak hanya berasal dari masyarakat, tetapi juga anggota polisi, bahkan panitia menghadirkan kategori lomba tak biasa seperti “warga melawan warga” hingga “warga melawan polisi” di lintasan pendek sepanjang 50 hingga 100 meter.
Konsep tersebut terbukti mampu menarik perhatian masyarakat. Puluhan peserta ikut ambil bagian, sementara ratusan warga memadati area Taman Elektrik Tangerang untuk menyaksikan jalannya lomba.
Selain memacu adrenalin peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan hadiah berupa trofi dan uang pembinaan bagi para pemenang. Dukungan sponsor konsumsi turut menambah semarak acara yang berlangsung hingga larut malam.
Kapolres Raden Muhammad Jauhari menilai pendekatan kreatif seperti ini penting dilakukan untuk membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus mengantisipasi potensi kenakalan remaja.
Menurutnya, energi besar yang dimiliki anak muda perlu diarahkan ke kegiatan yang positif. Dengan olahraga, mereka tidak hanya menyalurkan semangat kompetisi secara sehat, tetapi juga membangun kebersamaan.
Ia juga menegaskan bahwa pencegahan tawuran tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Pendekatan sosial dan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran kolektif menjaga keamanan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, hubungan antara polisi dan masyarakat diharapkan menjadi lebih cair. Interaksi yang terjadi dalam suasana santai dinilai mampu membangun kepercayaan sekaligus memperkuat kerja sama dalam menjaga ketertiban.
Kegiatan Night Run tersebut pun mendapat respons positif dari warga. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga berubah menjadi ruang silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Ke depan, Polres Metro Tangerang Kota berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin sebagai bagian dari langkah preventif untuk menekan potensi tawuran remaja di Kota Tangerang, sekaligus memperkuat sinergi antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. (Red).
















