Menu

Dark Mode
Razia Knalpot Brong di Babat, 21 Motor Ditilang Konfercab GMNI Lamongan Tekankan Kaderisasi dan Kepemimpinan Ratusan Lansia Meriahkan Peringatan HLUN di Lamongan KLASTERISASI OLAHAN HASIL LAUT MENJADI KERUPUK IKAN PT PNM MEKAAR Nihrul Bahi Al Haidar: Jangan Jadikan Sekolah Negeri Ladang Bisnis LKS Satresnarkoba Lamongan Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Brondong

Daerah

Lebih Penting Giat Pramuka dari pada Retreat Bela Negara ??

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Lebih Penting Giat Pramuka dari pada Retreat Bela Negara ??

Lamongan,WartaNuswantara.com – Seorang kakak pembina Pramuka yang diketahui bernama Drs. Waji Arindra M.Pd, yang menjabat sebagai sekretaris II Kwartir Pramuka Cabang Lamongan itu membandingkan Kegiatan Pramuka dengan Bela Negara yang dianggapnya tidak penting, tidak berguna dan tidak bermanfaat, Saat rapat panitia persiapan KMD di sanggar Pramuka Kwartir cabang Pramuka Lamongan yang diselenggarakan di Komplek BDL lantai atas, sebelah Masjid Agung itu. Sabtu,(6/12/2025)

Menurut sumber informasi yang dirahasiakan namanya itu, saudara Waji membandingkan Kegiatan Pramuka dengan kegiatan Retreat Bela Negara.

Waji yang diketahui juga adalah pejabat, Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan itu dengan lantang dan nada sinis berstatemen Negatif soal Bela Negara, Saat sambutan acara rapat panitia persiapan KMD di sanggar Pramuka Kwartir cabang Pramuka Lamongan.

“Oleh opo 2 Hari iku, Kanggo opo acara Reatred Bela Negara?? Lebih penting acara Pramuka membentuk katakter, Lah retreat iku oleh opo ?! Hina waji di hadapan para pengurus Pramuka yang hadir saat itu.

Untuk diketahui Bela Negara adalah amanah undang-undang di Indonesia, yang tertuang jelas dalam Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), yang menyatakan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara, serta diperjelas lebih lanjut dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang mengatur bentuk-bentuk partisipasi warga negara dalam bela negara, mulai dari pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar militer, hingga pengabdian sesuai profesi.

Sangat di sayangkan tentunya statement negatif saudara Drs. Waji Arindra M.Pd

Keterangan: Foto Drs. Waji Arindra M.Pd, yang menjabat sebagai sekretaris II Kwartir Pramuka Cabang Lamongan. Foto : IST.

sebagai pejabat Dinas pendidikan dan ASN, itu di depan khalayak umum, yang dinilai bertentangan dan menodai nilai-nilai luhur Bela Negara.

Pemerintah Indonesia mencanangkan berbagai kegiatan bela negara. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran warga negara akan hak dan kewajiban mereka dalam mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.

Saat di konfirmasi langsung pada Sabtu malam, 6 Desember 2025, oleh Kepala FKBN Kabupaten Lamongan, Drs. Waji Arindra M.Pd, mengakui kekhilafannya dan mengatakan permohonan maafnya.

“Monggo kapan-kapan kita bisa ngobrol, biar tidak salah faham. Monggo kita katemu biar enak, kalau bicara di WA nanti menjawab pertanyaan ini. Mohon maaf, kalau ada yg salah paham. Semoga semua berjalan baik. Demi kebaikan kita semua, matur nuwun!. Sekali lagi bukan maksud kami untuk itu. Sekali lagi kami mohon maaf, insya Allah tidak akan pernah terulang lagi,” Jawabnya melalui Pesan singkat WhatsApp.

Keterangan: SC Klarifikasi soal Komentar Drs. Waji Arindra M.Pd, yang menjabat sebagai sekretaris II Kwartir Pramuka Cabang Lamongan. Foto: IST/SC.

Ditambahkan oleh Kepala FKBN Kabupaten Lamongan, Muhammad Ferry Fadli, Melihat persoalan ini jelas semua ASN di Kabupaten Lamongan harus digembleng ulang mental dan jiwa kebangsaannya melalui Retreat Bela Negara, Karena jelas mereka tidak paham akan pentingnya kegiatan Bela Negara bagi masa depan Bangsa dan Negara.

“Statement sekretaris II Kwartir Pramuka Cabang Lamongan itu melukai Seluruh Kader FKBN dan menodai nilai-nilai luhur Bela Negara. Melihat hal itu kayaknya seluruh Pengurus Pramuka Kabupaten Lamongan harus ikut retreat Bela Negara nih. Apalagi beliaunya adalah salah satu pejabat (Kabid SD-Red) PNS di Wilayah Pendidikan di Kabupaten Lamongan. Kegiatan Pramuka itu Baik Untuk Anak-anak Siswa, Sedangkan Giat Retreat Bela Negara juga Sangat Baik Untuk Para Bapak Ibu Gurunya, Karena Guru adalah ujung tombak masa depan Bangsa,” Tuturnya. Minggu siang, (7/12/2025).

Dirinya juga akan melaporkan persoalan ini kepada Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Lamongan, Dr. Nalikan, dan ke Bupati Lamongan, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan. Selain itu kami juga akan bersurat ke Pramuka Jatim dan pusat, serta kementerian terkait agar tidak ada lagi kejadian serupa.

Lebih lanjut Kepala FKBN Kabupaten Lamongan, mengatakan, “Mohon jangan ada lagi statement buruk soal kegiatan Bela Negara. Bela Negara adalah kepentingan masa depan Bangsa dan Negara, Hak dan kewajiban seluruh Warga negara Indonesia. Mari kita koreksi diri, saling kolaborasi dan jaga persatuan kesatuan demi Bangsa dan Negara, masa depan Kemajuan Indonesia. Salam bela negara! tetap semangat dan tegak lurus, berani berbuat dan rela berkorban untuk masa depan Bangsa Negara,” Tukasnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Razia Knalpot Brong di Babat, 21 Motor Ditilang

7 June 2026 - 12:36 WIB

Konfercab GMNI Lamongan Tekankan Kaderisasi dan Kepemimpinan

7 June 2026 - 12:26 WIB

Ratusan Lansia Meriahkan Peringatan HLUN di Lamongan

7 June 2026 - 12:14 WIB

KLASTERISASI OLAHAN HASIL LAUT MENJADI KERUPUK IKAN PT PNM MEKAAR

5 June 2026 - 10:28 WIB

Satresnarkoba Lamongan Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Brondong

4 June 2026 - 23:27 WIB

Trending on Berita Terkini