Menu

Dark Mode
KLASTERISASI OLAHAN HASIL LAUT MENJADI KERUPUK IKAN PT PNM MEKAAR Nihrul Bahi Al Haidar: Jangan Jadikan Sekolah Negeri Ladang Bisnis LKS Satresnarkoba Lamongan Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Brondong 27 Tahun Berkarya, PT PNM Lamongan Menguatkan Peran, Menebar manfaat Bagi Masyarakat Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai, Kemenhaj Ingatkan Larangan Membawa Zamzam dalam Koper Pembelian LKS di SD Negeri Jadi Sorotan, Dewan Pendidikan Lamongan Minta Diperketat

Berita Terkini

IPM Lamongan 2025 Meningkat, Pemkab Fokus Perkuat Pemerataan Kesejahteraan

badge-check


					IPM Lamongan 2025 Meningkat, Pemkab Fokus Perkuat Pemerataan Kesejahteraan Perbesar

IPM Lamongan 2025 Meningkat, Pemkab Fokus Perkuat Pemerataan Kesejahteraan

Lamongan, WartaNuswantara.com – Kabupaten Lamongan mencatat capaian positif dalam pembangunan manusia pada 2025 dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai kisaran 76,8 atau masuk kategori tinggi. Peningkatan tersebut menunjukkan adanya kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat di berbagai wilayah Lamongan, Jumat (8/5/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kenaikan IPM menjadi indikator bahwa kualitas hidup masyarakat Lamongan terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Pemerintah daerah pun terus mendorong berbagai program pembangunan agar manfaatnya semakin dirasakan secara merata hingga pelosok desa.

Meski demikian, pemerintah masih menghadapi tantangan dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan. Saat ini tercatat sekitar 145,45 ribu warga atau 12,03 persen penduduk masih berada di bawah garis kemiskinan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius sekaligus fokus utama pembangunan daerah ke depan.

Aktivis sosial Lamongan, Sarwiyono, menilai peningkatan IPM menjadi modal penting bagi daerah untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“IPM yang meningkat menunjukkan arah pembangunan sudah positif. Tinggal bagaimana pemerataan program terus diperkuat agar seluruh wilayah bisa berkembang bersama,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan selatan Lamongan seperti Sukorame, Bluluk, Ngimbang, dan Sambeng memiliki potensi besar untuk tumbuh apabila penguatan ekonomi desa terus didorong melalui sektor pertanian, UMKM, dan infrastruktur penunjang.

Sementara itu, kawasan pesisir utara seperti Paciran dan Brondong dinilai memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan seiring berkembangnya sektor industri dan kelautan.

Warga Brondong, Sismulyadi, berharap pertumbuhan industri di wilayahnya dapat semakin membuka kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Harapannya ke depan semakin banyak warga lokal yang bisa merasakan manfaat dari berkembangnya industri di daerah ini,” katanya.

Aktivis kebijakan publik, M. Ferry Fadli, juga menilai langkah penguatan ekonomi lokal dan perluasan lapangan kerja menjadi strategi penting dalam mendukung pembangunan inklusif di Lamongan.

“Pembangunan manusia Lamongan sudah berada di jalur yang baik. Ke depan, penguatan sektor produktif masyarakat dan ekonomi desa perlu terus ditingkatkan agar kesejahteraan semakin merata,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan capaian IPM yang terus meningkat, Kabupaten Lamongan dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga manfaat pertumbuhan dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KLASTERISASI OLAHAN HASIL LAUT MENJADI KERUPUK IKAN PT PNM MEKAAR

5 June 2026 - 10:28 WIB

Satresnarkoba Lamongan Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Brondong

4 June 2026 - 23:27 WIB

27 Tahun Berkarya, PT PNM Lamongan Menguatkan Peran, Menebar manfaat Bagi Masyarakat

4 June 2026 - 04:17 WIB

Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai, Kemenhaj Ingatkan Larangan Membawa Zamzam dalam Koper

3 June 2026 - 23:10 WIB

Pembelian LKS di SD Negeri Jadi Sorotan, Dewan Pendidikan Lamongan Minta Diperketat

3 June 2026 - 22:42 WIB

Trending on Berita Terkini