Menu

Dark Mode
PNM CABANG LAMONGAN BEKALI PELAKU UMKM IBU-IBU MEKAAR DENGAN PENGETAHUAN LEGALITAS USAHA DAN BRANDING PRODUK USAHA Hari Koperasi ke-79 Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Lamongan ke Kancah Globa WPP Pusat dan Jawa Timur Tegaskan Komitmen Menangkan PPP di Pemilu 2029. Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi, PNM Dorong Pemberdayaan Nasabah Melalui Program Eco Life Meriah! Nobar Final Piala Dunia 2026 di DPD Golkar Lamongan Berhadiah Dua Ekor Kambing PNM Cabang Lamongan Bekali Calon Account Officer Lewat Orientation Basic Training

Olah Raga

Coaching Clinic Basket Pertamina Goes to Campus Tekankan Pembinaan Mental dan Karakter Atlet

badge-check


					Coaching Clinic Basket Pertamina Goes to Campus Tekankan Pembinaan Mental dan Karakter Atlet Perbesar

BANDUNG, WartaNuswantara.com – Rangkaian kegiatan Pertamina Goes to Campus yang kali ini bertempat di kampus Institut Tekhnologi Bandung (ITB) menghadirkan coaching clinic basket yang berlangsung di Lapangan Basket Saraga ITB, Bandung, Senin (19/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan sejumlah figur basket nasional dari Satria Muda Bandung, yakni Youbel Sondakh, Christian Ronaldo Sitepu, Coach Abdul Rahman, serta physical coach Farhan.

Puluhan peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan pelatihan yang membahas teknik bermain basket, pola latihan, hingga pembentukan karakter atlet secara menyeluruh.

Para peserta coaching clinic secara seksama mendengarkan penjelasan para expert dari Satria Muda Bandung di cabang olahraga Bola Basket

Dalam kesempatan tersebut, Coach Abdul Rahman menegaskan bahwa peran pelatih tidak hanya sebatas mengajarkan teknik permainan di lapangan, tetapi juga mendidik para atlet agar memiliki mental yang kuat dan kepribadian yang baik.

“Melatih itu bukan hanya soal strategi dan kemampuan bermain. Seorang pelatih juga harus mengenal kondisi fisik dan mental para atlet maupun muridnya. Karena setiap pemain memiliki kebutuhan dan pendekatan yang berbeda,” ujarnya di hadapan peserta coaching clinic.

Senada dengan itu, legenda basket nasional Youbel Sondakh turut membagikan pengalaman tentang pentingnya disiplin, kerja keras, dan konsistensi dalam membangun karier sebagai atlet profesional. Ia mendorong generasi muda untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi proses latihan.

Sementara itu, Christian Ronaldo Sitepu memberikan motivasi kepada peserta agar terus mengembangkan kemampuan diri dan menjaga semangat kompetitif secara positif, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Pada sesi berbeda, physical coach Farhan menyoroti tantangan dunia kepelatihan modern. Menurutnya, menjadi pelatih secara administratif mungkin mudah karena cukup memiliki lisensi, namun praktik melatih di lapangan jauh lebih kompleks.

“Menjadi pelatih itu gampang, tinggal punya lisensi. Tapi melatih itu susah karena yang dihadapi adalah individu-individu berbeda dengan karakter masing-masing,” kata Farhan.

Ia menjelaskan bahwa seorang pelatih harus mampu memahami kondisi fisik, psikologis, serta karakter setiap atlet agar metode latihan yang diberikan dapat berjalan efektif.

Sementara itu, Penanggung Jawab Divisi Olahraga Pertamina Goes to Campus, Fajar NH, menyampaikan bahwa kegiatan coaching clinic ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan bermain basket para peserta, tetapi juga memperkenalkan dasar-dasar kepelatihan kepada para atlet muda.

Menurutnya, seorang atlet tidak cukup hanya memiliki kemampuan bertanding, namun juga perlu memahami cara membina dan membagikan ilmu kepada generasi berikutnya.

“Atlet tidak hanya harus pandai bermain atau hebat saat bertanding, tetapi juga memahami dasar-dasar kepelatihan agar nantinya mampu menularkan ilmu dan pengalaman ketika sudah berhenti menjadi atlet,” ujar Fajar NH.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi atlet yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga mampu menjadi pelatih dan pembina olahraga yang berkualitas di masa depan.

Kegiatan coaching clinic ini menjadi salah satu bagian dari upaya Pertamina melalui program Pertamina Goes to Campus dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga dan kepemimpinan.

Game challenge memperebutkan tiket pertandingan Satria Muda Bandung dalam lanjutan seri IBL dan Satria Muda berkesempatan merebut gelar yang ke 13 di tahun 2026 ini

Selain mendapatkan materi dan motivasi langsung dari para atlet profesional, peserta juga diajak memahami pentingnya sportivitas, kerja sama tim, serta pembentukan karakter sebagai fondasi utama dalam dunia olahraga dan acara diakhiri dengan kontes tembak 3 point serta one on one untuk mendapatkan hadiah tiket pertandingan Satria Muda Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PNM Cabang Lamongan Bekali Calon Account Officer Lewat Orientation Basic Training

16 July 2026 - 11:52 WIB

Tanamkan Jiwa Patriotisme, Babinsa Berikan Materi Bela Negara kepada 443 Siswa MA Matholi’ul Anwar Karanggeneng

15 July 2026 - 13:31 WIB

Ketua JMSI Jawa Timur: HUT Media Harus Berdampak bagi Masyarakat

4 July 2026 - 05:22 WIB

Lagi, Gagal Salip Truk Pemotor 19 Tahun Tewas

3 July 2026 - 15:13 WIB

Gagal Menyalip, Seorang Pemotor Tewas Kecelakaan

3 July 2026 - 13:14 WIB

Trending on Berita Terkini