LAMONGAN, WartaNuswantara.com — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pengawasan lalu lintas hewan ternak di wilayah perbatasan Kabupaten Lamongan diperketat guna mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).
Langkah pengawasan tersebut dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan hewan ternak yang digelar di Desa Ganggangtingan, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Minggu (17/5/2026). Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Koramil 0812/06 Ngimbang, Polsek Ngimbang, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan.
Pemeriksaan difokuskan pada hewan ternak milik warga maupun kendaraan pengangkut ternak yang melintas di jalur perbatasan Lamongan–Jombang. Pengawasan dilakukan sebagai upaya pencegahan dini mengingat meningkatnya mobilitas perdagangan hewan menjelang Idul Adha berpotensi memicu penyebaran penyakit ternak apabila tidak diawasi secara ketat.
Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang, Serda Eko Adi W, mengatakan wilayah perbatasan menjadi titik strategis keluar masuk hewan ternak sehingga pengawasan rutin dinilai penting untuk memastikan kondisi hewan tetap sehat sebelum diedarkan ke masyarakat.
“Perbatasan menjadi jalur utama distribusi ternak. Karena itu pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara berkala agar hewan yang masuk ke Lamongan dipastikan aman dan layak,” ujarnya di sela kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan Dr. Sofia Nurhayati S.P., M.Si., Sekretaris Dinas Peternakan Drh. Rahendra P. ES, Kabid Kesehatan Hewan Drh. Azit Kustiawan, serta petugas kesehatan hewan Kecamatan Ngimbang.
Selain melakukan pemeriksaan fisik hewan, petugas gabungan juga memberikan edukasi kepada peternak dan pengangkut ternak terkait pentingnya menjaga kebersihan kandang, melakukan pemantauan kesehatan hewan secara rutin, dan segera melaporkan apabila ditemukan gejala penyakit menular.
Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menyatakan kondisi hewan ternak yang melintas di wilayah tersebut masih terpantau aman dan belum ditemukan indikasi penyakit menular yang mengkhawatirkan.
Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap pengawasan intensif ini mampu menjaga kesehatan hewan kurban sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat menjelang pelaksanaan Idul Adha. (Red).
















