Lamongan, WartaNuswantara.com – Gerakan Pemuda Ansor melalui Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Sambeng menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) 2026 sebagai bagian dari proses kaderisasi organisasi di Aula MA/MTs Darul Ulum Wudi, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu (16/5/2026) tersebut menjadi langkah GP Ansor Sambeng dalam memperkuat sumber daya kader muda Nahdlatul Ulama agar mampu berperan aktif di tengah masyarakat.
Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah tokoh agama, pengurus Nahdlatul Ulama, unsur pemerintahan, hingga jajaran GP Ansor tingkat cabang dan wilayah. Hadir di antaranya Rois Syuriah MWCNU Sambeng K. Syamsuri, Ketua Tanfidziyah MWCNU Sambeng K. Akhmad Fatkhul Mubin, S.Pd.I., Camat Sambeng Syam Teguh Wahono, S.H., M.M., jajaran PW GP Ansor Jawa Timur, PC GP Ansor Lamongan, serta Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Wudi KH. Drs. Na’im, M.Ag.
Ketua PAC GP Ansor Sambeng Firdaus Anas mengatakan, PKD merupakan tahapan penting dalam mencetak kader Ansor yang memiliki loyalitas terhadap organisasi, masyarakat, dan Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan pada masa libur menjadi strategi panitia agar partisipasi peserta dapat maksimal. Ia menyebut jumlah peserta tahun ini telah memenuhi target yang ditentukan oleh PC GP Ansor Lamongan.
“PKD ini bukan hanya kegiatan formal kaderisasi, tetapi bagian dari upaya membentuk kader yang siap mengabdi dan menjadi penggerak di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Firdaus menambahkan, GP Ansor Sambeng saat ini juga mengembangkan berbagai program kemandirian ekonomi dan sosial dengan jargon “Mandiri Berkontribusi”. Program tersebut di antaranya pengelolaan Caffe Sambang Sambeng dan Sambang Sambeng Store, serta kegiatan sosial seperti bedah rumah, rumah belajar, kursus qiraah, hingga sekolah sepak bola bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Sambeng K. Ahmad Fatkhul Mubin mengapresiasi konsistensi GP Ansor Sambeng dalam melakukan kaderisasi. Ia berharap kader Ansor mampu menjadi contoh bagi badan otonom NU lainnya di wilayah Sambeng.
“Ansor masa kini adalah NU masa depan. Kader Ansor harus mampu menjadi motor penggerak di desa masing-masing,” katanya.
Camat Sambeng Syam Teguh Wahono menilai kader Ansor memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan sosial di masyarakat. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan tiga aspek utama, yakni kecerdasan intelektual, kemampuan emosional dan sosial, serta spiritualitas.
Di sisi lain, Ketua PC GP Ansor Lamongan H. M. Muhlisin, M.M., menyebut peserta PKD saat ini merupakan generasi penerus Nahdlatul Ulama di masa mendatang. Ia juga mengungkapkan bahwa GP Ansor Sambeng sebelumnya berhasil meraih predikat ranting terbaik dalam program akreditasi Ansor.
Selain itu, PC GP Ansor Lamongan juga memperoleh penghargaan sebagai pimpinan cabang teraktif dalam bidang pengkaderan melalui aplikasi SIAPPS.
“Harapannya, setelah mengikuti PKD, para kader mampu menghidupkan kembali ranting-ranting Ansor agar semakin aktif dan memberi warna positif di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan pembukaan PKD ditutup dengan doa yang dipimpin Rois Syuriah MWCNU Sambeng K. Syamsuri. Setelah itu, seluruh tamu undangan mengikuti ramah tamah di kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Wudi KH. Drs. Na’im, M.Ag. (Red).
















