Menu

Dark Mode
KLASTERISASI OLAHAN HASIL LAUT MENJADI KERUPUK IKAN PT PNM MEKAAR Nihrul Bahi Al Haidar: Jangan Jadikan Sekolah Negeri Ladang Bisnis LKS Satresnarkoba Lamongan Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Brondong 27 Tahun Berkarya, PT PNM Lamongan Menguatkan Peran, Menebar manfaat Bagi Masyarakat Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai, Kemenhaj Ingatkan Larangan Membawa Zamzam dalam Koper Pembelian LKS di SD Negeri Jadi Sorotan, Dewan Pendidikan Lamongan Minta Diperketat

Berita Terkini

Hardiknas 2026 di Jatim Jadi Ajang Evaluasi dan Akselerasi Inovasi Pendidikan

badge-check


					Hardiknas 2026 di Jatim Jadi Ajang Evaluasi dan Akselerasi Inovasi Pendidikan Perbesar

Surabaya, WartaNuswantara.com — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Jawa Timur dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi sekaligus penguatan arah kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan inovatif. Upacara berlangsung khidmat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (4/5), dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Dinas Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan titik refleksi atas capaian dan tantangan sektor pendidikan. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur tercermin dari capaian akademik siswa serta kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Capaian tahun ini menunjukkan arah kebijakan kita sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ini juga menjadi pengingat bahwa upaya peningkatan kualitas harus terus berlanjut,” ujarnya usai upacara.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hardiknas di Jatim tahun ini digelar pada 4 Mei, bukan 2 Mei. Kebijakan ini diambil untuk menjaga efektivitas kegiatan belajar mengajar, terutama agar siswa tidak harus masuk sekolah pada akhir pekan.

Di sisi lain, Aries mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah, khususnya terkait pemerataan kualitas pendidikan dan ketersediaan infrastruktur di 38 kabupaten/kota. Keterbatasan anggaran menjadi tantangan tersendiri, meski pihaknya terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat.

Mengusung tema “Pendidikan Semesta”, Hardiknas 2026 menitikberatkan pada akses pendidikan yang merata dan berdampak nyata. Pendekatan ini mencakup penguatan literasi, pembentukan karakter, hingga pengendalian penggunaan perangkat digital di lingkungan sekolah.

“Pendidikan harus memberikan dampak langsung, termasuk dalam membentuk karakter dan cara siswa memanfaatkan teknologi secara bijak,” kata Aries.

Momentum Hardiknas juga diwarnai dengan pameran inovasi siswa, salah satunya pengembangan kendaraan listrik oleh pelajar SMK. Dari ratusan SMK di Jawa Timur, lebih dari seratus sekolah telah mengembangkan kendaraan berbasis listrik, baik produksi baru maupun hasil konversi.

Menariknya, sejumlah produk tersebut telah menarik minat industri dan masuk tahap pemesanan. Hal ini dinilai sebagai indikator bahwa hasil pendidikan vokasi tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

Selain inovasi teknologi, Dinas Pendidikan Jatim juga memperkenalkan Program Sekolah Integritas di 40 sekolah sebagai proyek percontohan. Program ini bertujuan menanamkan nilai kejujuran melalui praktik sederhana seperti kantin kejujuran dan sistem evaluasi berbasis kepercayaan.

“Pembentukan karakter menjadi fondasi utama. Dari hal kecil, kita bangun budaya integritas yang nantinya bisa direplikasi di sekolah lain,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Aries menyebut Hardiknas tahun ini sebagai titik awal percepatan transformasi pendidikan di Jawa Timur agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter.

“Pendidikan harus mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KLASTERISASI OLAHAN HASIL LAUT MENJADI KERUPUK IKAN PT PNM MEKAAR

5 June 2026 - 10:28 WIB

Nihrul Bahi Al Haidar: Jangan Jadikan Sekolah Negeri Ladang Bisnis LKS

5 June 2026 - 08:21 WIB

Satresnarkoba Lamongan Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Brondong

4 June 2026 - 23:27 WIB

Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai, Kemenhaj Ingatkan Larangan Membawa Zamzam dalam Koper

3 June 2026 - 23:10 WIB

Pembelian LKS di SD Negeri Jadi Sorotan, Dewan Pendidikan Lamongan Minta Diperketat

3 June 2026 - 22:42 WIB

Trending on Berita Terkini