Menu

Dark Mode
KLASTERISASI OLAHAN HASIL LAUT MENJADI KERUPUK IKAN PT PNM MEKAAR Nihrul Bahi Al Haidar: Jangan Jadikan Sekolah Negeri Ladang Bisnis LKS Satresnarkoba Lamongan Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Brondong 27 Tahun Berkarya, PT PNM Lamongan Menguatkan Peran, Menebar manfaat Bagi Masyarakat Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai, Kemenhaj Ingatkan Larangan Membawa Zamzam dalam Koper Pembelian LKS di SD Negeri Jadi Sorotan, Dewan Pendidikan Lamongan Minta Diperketat

Olah Raga

Babat Juara Turnamen Pelajar Lamongan 2026, Bukti Potensi Usia Dini Kian Menonjo

badge-check


					Babat Juara Turnamen Pelajar Lamongan 2026, Bukti Potensi Usia Dini Kian Menonjo Perbesar

Lamongan, WartaNuswantara.com – Kompetisi sepak bola usia dini di Kabupaten Lamongan kembali menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan. Dalam Turnamen Pelajar tingkat SD/MI musim 2026, Tim Korwil Babat tampil sebagai kampiun usai menaklukkan Korwil Mantup pada partai final yang digelar di Stadion Surajaya, Kamis (30/4/2026).

Pada laga puncak, Korwil Babat menunjukkan efektivitas permainan sejak awal hingga akhir pertandingan. Kemenangan 2-0 dipastikan lewat dua gol yang dicetak Aditya, yang sekaligus mengantarkannya sebagai pemain terbaik di laga final. Dominasi Babat sepanjang pertandingan menjadi pembeda dalam duel yang berlangsung kompetitif tersebut.

Di pertandingan perebutan posisi ketiga, KKG Sekaran berhasil mengamankan tempat di podium setelah menundukkan MI Murni Lamongan dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal yang tercipta cukup untuk memastikan medali perunggu bagi KKG Sekaran.

Ketua PSSI Lamongan, Edy Yunan Achmadi, menilai turnamen tahun ini berjalan sukses baik dari sisi penyelenggaraan maupun partisipasi. Ia menyebut ajang tersebut diikuti oleh 32 tim yang mewakili seluruh kecamatan di Lamongan.

“Partisipasi yang merata ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap sepak bola usia dini. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.

Lebih jauh, Yunan menyoroti kualitas para peserta yang dinilai memiliki prospek cerah. Meski masih berusia antara 10 hingga 12 tahun, para pemain dinilai telah menunjukkan kemampuan teknis dan mental bertanding yang patut diapresiasi.

“Ini menjadi sinyal positif bahwa pembinaan usia dini harus terus diperkuat. Mereka membutuhkan kompetisi yang rutin agar kemampuan mereka berkembang secara maksimal,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang berharap turnamen serupa dapat menjadi agenda berkelanjutan. Menurutnya, ajang kompetitif di tingkat pelajar merupakan fondasi penting dalam membangun prestasi sepak bola daerah di masa depan.

“Turnamen seperti ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga proses pembelajaran dan pembentukan karakter. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut,” katanya.

Keberhasilan Korwil Babat menjadi juara sekaligus menutup turnamen tahun ini dengan catatan positif, sekaligus memperlihatkan bahwa potensi sepak bola Lamongan mulai terbentuk sejak usia dini melalui kompetisi yang terstruktur. (Red).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Nihrul Bahi Al Haidar: Jangan Jadikan Sekolah Negeri Ladang Bisnis LKS

5 June 2026 - 08:21 WIB

Satresnarkoba Lamongan Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Brondong

4 June 2026 - 23:27 WIB

Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai, Kemenhaj Ingatkan Larangan Membawa Zamzam dalam Koper

3 June 2026 - 23:10 WIB

Pembelian LKS di SD Negeri Jadi Sorotan, Dewan Pendidikan Lamongan Minta Diperketat

3 June 2026 - 22:42 WIB

Mas Wabup Bertemu Petani Sambeng, Bahas Antisipasi Kemarau dan Pupuk

3 June 2026 - 21:57 WIB

Trending on Berita Terkini