Lamongan, WartaNuswantara.com — Upaya menjaga kondusivitas daerah terus diperkuat melalui pendekatan kebersamaan dan komunikasi terbuka. Hal ini tercermin dalam kegiatan silaturahmi yang digelar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lamongan di Gedung Sasana Manggala Krida, Sukodadi, Kamis malam (23/4/2026).
Sekitar 1.500 warga PSHT menghadiri kegiatan yang berlangsung pukul 20.25 hingga 22.20 WIB tersebut. Selain menjadi ajang konsolidasi internal, forum ini juga menghadirkan unsur TNI dan Polri sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolres Lamongan Kompol Jodi Indrawan, Kabag Ops Kompol Budi Santoso, serta Danramil Sukodadi Kapten Inf Sobar Atnanto. Ketua PSHT Cabang Lamongan, Harto, S.Pd., M.M., memimpin langsung jalannya acara.
Dalam sambutannya, Harto menegaskan pentingnya menjaga situasi yang telah kondusif di Lamongan dengan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi, khususnya yang beredar di media sosial. Ia mengajak seluruh anggota untuk mengedepankan sikap bijak serta memperkuat komunikasi dengan aparat jika menemukan potensi gangguan.
“Lamongan saat ini dalam kondisi baik. Mari kita jaga bersama dengan tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum tentu benar,” ujarnya.
Senada dengan itu, Danramil Sukodadi Kapten Inf Sobar Atnanto menekankan bahwa menjaga stabilitas daerah merupakan bagian dari tanggung jawab bersama sebagai warga negara. Ia mengingatkan bahwa tantangan saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga berupa informasi yang dapat memicu kesalahpahaman.
“Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga persatuan. Dengan saling menghormati dan menahan diri, kita dapat mencegah potensi konflik,” tuturnya.
Sementara itu, Wakapolres Lamongan Kompol Jodi Indrawan mengimbau masyarakat untuk mengedepankan langkah preventif dan tidak reaktif terhadap setiap isu yang berkembang. Ia juga mengingatkan bahwa aparat siap memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jika menemukan hal yang berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada pihak berwenang. Pendekatan yang tepat akan membantu menjaga situasi tetap aman,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, PSHT juga melakukan penguatan struktur organisasi melalui penyerahan surat keputusan kepada 18 ketua ranting dan komisariat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi internal sekaligus mendukung peran organisasi dalam kehidupan sosial masyarakat.
Materi terkait kesadaran hukum turut disampaikan oleh jajaran kepolisian, sementara perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PSHT Cabang Lamongan memaparkan perkembangan organisasi serta komitmen untuk tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Kegiatan ditutup dengan ikrar bersama dan menyanyikan himne SH Terate sebagai simbol persatuan dan komitmen menjaga ketertiban.
Selama acara berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib. Silaturahmi ini menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi antara masyarakat dan aparat dapat berjalan harmonis dalam menjaga stabilitas daerah secara berkelanjutan. (Red).
















