Menu

Dark Mode
PNM CABANG LAMONGAN BEKALI PELAKU UMKM IBU-IBU MEKAAR DENGAN PENGETAHUAN LEGALITAS USAHA DAN BRANDING PRODUK USAHA Hari Koperasi ke-79 Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Lamongan ke Kancah Globa WPP Pusat dan Jawa Timur Tegaskan Komitmen Menangkan PPP di Pemilu 2029. Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi, PNM Dorong Pemberdayaan Nasabah Melalui Program Eco Life Meriah! Nobar Final Piala Dunia 2026 di DPD Golkar Lamongan Berhadiah Dua Ekor Kambing PNM Cabang Lamongan Bekali Calon Account Officer Lewat Orientation Basic Training

Berita Terkini

Kolaborasi Lintas Elemen di Balun, Dari Aksi Bersih Sungai Menuju Budaya Peduli Lingkungan

badge-check


					Kolaborasi Lintas Elemen di Balun, Dari Aksi Bersih Sungai Menuju Budaya Peduli Lingkungan Perbesar

LAMONGAN, WartaNuswantara.com— Upaya menjaga kebersihan lingkungan di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan lintas elemen yang kian menguat. Aksi bersih sungai yang melibatkan TNI, masyarakat, serta Yayasan Sungai Watch Indonesia pada Selasa (21/04/2026) menjadi contoh konkret bagaimana persoalan lingkungan ditangani secara kolektif.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Babinsa Koramil 0812/03 Turi ini turut melibatkan unsur Polri, pemerintah kecamatan, hingga dinas terkait seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan. Sejak pagi, warga bersama aparat bergotong royong membersihkan aliran sungai dari sampah plastik dan tanaman liar yang berpotensi menghambat aliran air.

Namun lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan ini menunjukkan pentingnya membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan. Di tengah meningkatnya risiko banjir saat musim hujan, kondisi sungai yang bersih menjadi faktor krusial yang tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak saja.

Elemen masyarakat, yayasan Sungai wacth indinesia dan TNI bersama mambersihkan sungai dari sampah plastik dan lainnya

Babinsa Koramil 0812/03 Turi, Sertu Muktadin, menegaskan bahwa keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini menjadi kekuatan utama. Menurutnya, kerja bakti semacam ini tidak hanya berdampak pada kondisi fisik sungai, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga dan instansi.

Sementara itu, Danramil 0812/03 Turi, Kapten Inf Tri Prastyohadi, melihat aksi ini sebagai wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Ia menilai, keberhasilan menjaga lingkungan sangat bergantung pada konsistensi kebersamaan tersebut, bukan sekadar kegiatan sesaat.

Di sisi lain, kehadiran Yayasan Sungai Watch Indonesia turut memberikan perspektif baru dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Pendekatan yang lebih sistematis dan berkelanjutan diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat terkait kebiasaan membuang sampah.

Meski demikian, tantangan ke depan masih cukup besar. Perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai membutuhkan waktu, edukasi berkelanjutan, serta dukungan fasilitas yang memadai. Tanpa itu, aksi serupa berisiko menjadi kegiatan rutin tanpa dampak jangka panjang.

Melalui kegiatan ini, Desa Balun tidak hanya membersihkan sungainya, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan sebagai fondasi utama dalam menjaga lingkungan. Harapannya, kolaborasi yang terbangun dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi budaya kolektif yang berkelanjutan. (Red).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PNM Cabang Lamongan Bekali Calon Account Officer Lewat Orientation Basic Training

16 July 2026 - 11:52 WIB

Ketua JMSI Jawa Timur: HUT Media Harus Berdampak bagi Masyarakat

4 July 2026 - 05:22 WIB

Lagi, Gagal Salip Truk Pemotor 19 Tahun Tewas

3 July 2026 - 15:13 WIB

Gagal Menyalip, Seorang Pemotor Tewas Kecelakaan

3 July 2026 - 13:14 WIB

PNM Cabang Lamongan Teguhkan Komitmen Membangun Generasi Emas Melalui Perpanjangan Program Ruang Pintar

27 June 2026 - 09:04 WIB

Trending on Berita Terkini