Lamongan Tempo Doeloe 2026 Suguhkan Kisah Perjuangan dalam Balutan Seni dan Budaya
LAMONGAN, wartanuswantara.com – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kabupaten Lamongan melalui gelaran Pameran Lamongan Tempo Doeloe yang mengusung tema “Perjuangan”. Kegiatan yang berlangsung selama 24–27 Juni 2026 ini menjadi ruang edukasi sekaligus pelestarian budaya, menghadirkan perjalanan sejarah bangsa dalam balutan seni, tradisi, dan semangat gotong royong masyarakat.
Berbagai stan yang ditampilkan menyuguhkan miniatur kehidupan masa lampau, mulai dari pos perjuangan, kantor pemerintahan era kemerdekaan, hingga perkampungan tradisional yang dipenuhi koleksi foto-foto bersejarah
Seluruh dekorasi dikemas dengan sentuhan khas nusantara, lengkap dengan ornamen bambu, kain tradisional, serta bendera Merah Putih yang berkibar sebagai simbol semangat patriotisme.
Para peserta turut mengenakan busana bernuansa perjuangan dan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kostum yang dikenakan semakin menghidupkan suasana, seolah membawa pengunjung kembali pada masa ketika para pejuang mempertahankan kemerdekaan dengan keberanian, persatuan, dan pengorbanan.
Tak hanya menjadi ajang pameran, kegiatan ini juga menghadirkan pertunjukan seni budaya, teatrikal perjuangan, musik tradisional, hingga pertunjukan rakyat yang sarat nilai sejarah. Setiap penampilan mengandung pesan bahwa kemerdekaan tidak hanya dikenang sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga diwariskan melalui kebudayaan yang terus hidup di tengah masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, keluarga, hingga komunitas budaya, memadati area pameran untuk menikmati berbagai sajian edukatif sekaligus mengabadikan momen di setiap sudut yang bernuansa klasik.
Melalui tema “Perjuangan”, panitia ingin mengajak masyarakat memahami bahwa perjuangan para pendahulu tidak berhenti pada medan perang semata. Semangat tersebut kini diwujudkan dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta membangun daerah dengan tetap menghargai akar sejarah bangsa.
Pameran Lamongan Tempo Doeloe 2026 diharapkan menjadi agenda budaya yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air, terutama bagi generasi muda. Dengan memadukan nilai sejarah, seni, dan budaya lokal, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawan dan menjaga warisan budayanya agar tetap lestari sepanjang zaman. (AS)












