Mbak Maya Membina dan Memberdaya, PNM Mekaar Gresik Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digital Marketing dan Teknologi AI
GRESIK, wartanuswantara.com – Komitmen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam memberdayakan perempuan prasejahtera produktif terus diwujudkan melalui berbagai program peningkatan kapasitas usaha. Salah satunya melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bertajuk “Mbak Maya Membina dan Memberdaya” yang digelar PNM Mekaar Unit Gresik, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Restoran Rumah Makan KOROMI tersebut diikuti oleh 35 nasabah Mekaar dan mengusung tema “Pengenalan Digital Marketing dan Dokumentasi Produk Menggunakan Artificial Intelligence (AI)”.
Program ini menjadi bagian dari upaya PNM dalam membekali para pelaku usaha mikro dengan keterampilan yang relevan di era digital.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Gresik Komisi II Bidang UMKM, Ricke Mayumi, M.Si, narasumber dari HIPMI Gresik Ismail Fahmi, PKU Cabang Lamongan Doddy Afandi, serta SAO Gresik 1 Virna.
Dalam sambutannya, Ricke Mayumi menegaskan bahwa pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dalam persaingan usaha yang semakin kompetitif.

Peserta program Mbak Maya
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar, meningkatkan kualitas promosi, dan memperkuat daya saing produk,” ujarnya.
Sementara itu, Ismail Fahmi dari HIPMI Gresik memberikan materi mengenai strategi pemasaran digital yang efektif. Ia menjelaskan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, pembuatan konten yang menarik, hingga membangun kepercayaan pelanggan melalui platform digital.
Menurutnya, keberhasilan usaha saat ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produknya secara kreatif dan konsisten melalui berbagai kanal digital.
Selain materi pemasaran digital, peserta juga mendapatkan pelatihan praktis mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk dokumentasi produk. Melalui aplikasi berbasis AI, para nasabah diajarkan cara menghasilkan foto produk yang lebih menarik, profesional, dan memiliki nilai jual lebih tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan dan diskusi muncul terkait strategi pemasaran online, pemanfaatan teknologi AI, hingga peluang pengembangan usaha di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
PKU Cabang Lamongan, Doddy Afandi, menjelaskan bahwa kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha merupakan program rutin yang dilaksanakan PNM sebagai bentuk pendampingan kepada nasabah Mekaar.
“PNM tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga menghadirkan pendampingan usaha melalui pelatihan dan pengembangan kapasitas. Harapannya, para nasabah dapat mengembangkan usahanya secara mandiri, berkelanjutan, dan mampu naik kelas,” katanya.
Melalui program “Mbak Maya Membina dan Memberdaya”, PNM Mekaar berharap para nasabah mampu memahami dasar-dasar digital marketing, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, menghasilkan foto produk yang lebih menarik dengan bantuan teknologi AI, serta meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar.
Program ini sekaligus menjadi langkah nyata PNM dalam menciptakan pelaku usaha perempuan yang tangguh, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Dengan semangat “Membina, Memberdaya, dan Menumbuhkan”, PNM Mekaar terus berupaya menghadirkan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada permodalan, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga terwujud masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. (HF)












