GRESIK, WartaNuswantara.com – SSB Narayana FC U-13 harus puas mengakhiri kiprahnya sebagai runner-up dalam Turnamen Pra Soeratin 2026 setelah takluk 0-2 dari HBS Surabaya U-13 pada laga final yang berlangsung di Lapangan Jurit, Cerme, Gresik, Senin (1/6/2026).
Hasil tersebut menjadi satu-satunya kekalahan yang dialami Narayana sepanjang turnamen. Sebelumnya, tim asuhan Yoyon Widiyanto tampil dominan dengan mencatat kemenangan besar dan produktivitas gol yang mengesankan.
Partai final berlangsung dalam atmosfer meriah dengan kehadiran ratusan penonton yang memadati area lapangan. Dukungan dari orang tua pemain, suporter, serta pecinta sepak bola usia dini menciptakan suasana kompetitif yang mendorong kedua tim tampil maksimal.
Pada pertandingan penentuan tersebut, HBS Surabaya mampu membuka keunggulan pada babak pertama. Narayana yang berupaya mengejar ketertinggalan meningkatkan intensitas serangan setelah turun minum dan sempat menguasai sejumlah fase permainan. Namun efektivitas penyelesaian akhir menjadi kendala sehingga peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.
Sebaliknya, HBS Surabaya berhasil memanfaatkan kesempatan yang dimiliki untuk menambah keunggulan pada babak kedua dan mengunci kemenangan 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan tersebut terjadi bukan karena minimnya peluang yang dimiliki Narayana, melainkan akibat ketatnya pertahanan lawan serta kurang maksimalnya penyelesaian akhir di depan gawang. Beberapa serangan berbahaya yang dibangun Naga dan Tirta sempat mengancam, namun belum mampu mengubah keadaan.
Di sektor pertahanan, Narayana yang selama turnamen tampil solid juga menghadapi tekanan besar dari serangan efektif HBS Surabaya. Empat pemain belakang andalan, yakni Kenzo, Chesa, Nino, dan Wizam, berupaya menjaga keseimbangan permainan, namun intensitas serangan lawan pada laga final menjadi ujian terberat yang mereka hadapi sepanjang kompetisi.
Meski gagal membawa pulang trofi juara, performa Narayana selama turnamen tetap layak mendapat apresiasi. Dari empat pertandingan yang dijalani, mereka mencatat hasil impresif:
* Narayana FC U-13 vs Akor Muda: 10-1
* Narayana FC U-13 vs Rajawali: 15-0
* Narayana FC U-13 vs Jurit: 6-0
* Narayana FC U-13 vs HBS Surabaya: 0-2
Total 31 gol yang dicetak sepanjang turnamen menjadi bukti ketajaman lini serang sekaligus menunjukkan kualitas permainan kolektif yang dimiliki skuad muda tersebut.
Pelatih Narayana FC U-13, Yoyon Widiyanto, menyatakan kebanggaannya terhadap perjuangan seluruh pemain meskipun gagal meraih gelar juara.
“Kami tetap bangga dengan perjuangan anak-anak. Mereka sudah menunjukkan kerja keras, disiplin, dan semangat luar biasa sejak pertandingan pertama hingga final. Hasil ini menjadi pelajaran berharga untuk proses pembinaan dan pengembangan mereka ke depan,” ujar Yoyon.
Menurutnya, pengalaman menghadapi pertandingan final akan menjadi modal penting bagi para pemain untuk meningkatkan kualitas permainan dan mental bertanding dalam menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Prestasi sebagai runner-up Pra Soeratin 2026 di Cerme, Gresik, menjadi capaian membanggakan bagi keluarga besar SSB Narayana FC. Selain membawa pulang trofi juara kedua, turnamen tersebut juga menjadi ajang pembelajaran yang berharga bagi para pemain muda untuk terus berkembang dan menatap tantangan berikutnya dengan optimisme. (Red).
















