LAMONGAN, WartaNuswantara.com — Kegiatan kunjungan industri yang diikuti siswa SMA 1 Simanjaya ke Rumah Susu Batu, Kota Batu, Malang, menjadi sarana edukasi bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat proses produksi susu dan pengembangan produk olahan berbasis peternakan.
Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari itu diawali dengan pengenalan proses pemerahan susu sapi di area peternakan Rumah Susu Batu. Para siswa melihat langsung bagaimana peternak menjaga kebersihan kandang, kesehatan sapi perah, hingga teknik pemerahan yang dilakukan secara higienis guna menghasilkan susu berkualitas.
Udara sejuk kawasan pegunungan Batu turut menambah antusiasme peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan. Dalam kunjungan tersebut, siswa tidak hanya diajak melihat proses peternakan, tetapi juga memahami pentingnya ketelitian dan konsistensi dalam industri pangan.
Di ruang pengolahan, rombongan diperlihatkan tahapan produksi susu mulai dari penyaringan, pendinginan, hingga proses pasteurisasi. Dari proses itu, siswa mengetahui bagaimana susu segar diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi seperti susu aneka rasa, yoghurt, keju, hingga es krim.
Selain produk minuman dan olahan susu, siswa juga mendapat edukasi mengenai pemanfaatan susu dalam industri roti dan makanan. Mereka menyaksikan proses pembuatan roti mulai dari pengolahan adonan hingga pemanggangan, serta memahami fungsi susu dalam menghasilkan tekstur roti yang lembut dan berkualitas.
Kunjungan industri tersebut menjadi bagian dari pembelajaran lapangan untuk menambah wawasan siswa mengenai dunia usaha dan industri, khususnya sektor peternakan dan pengolahan pangan. Melalui kegiatan itu, para siswa diharapkan mampu memahami bahwa sebuah produk yang dikonsumsi sehari-hari melalui proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, inovasi, dan kerja keras.
Guru pendamping kegiatan menyebut, kunjungan industri semacam ini penting dilakukan agar siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lapangan. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kreativitas di kalangan pelajar.
Menjelang akhir kegiatan, para siswa membawa pulang pengalaman baru sekaligus pemahaman tentang pentingnya pengembangan industri berbasis potensi lokal. Rumah Susu Batu dinilai menjadi contoh bagaimana produk sederhana seperti susu dapat diolah menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual tinggi. (Red).















